POJOKSULSEL, MAKASSAR - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Alauddin Makassar terus menunjukkan perkembangan signifikan sejak berdiri pada 2013. Dari awalnya hanya memiliki empat program studi, kini FEBI mengelola lima prodi dengan capaian akreditasi yang kian meningkat dari tahun ke tahun.

Dekan FEBI UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. Amiruddin K., M.EI, menuturkan bahwa fakultas ini lahir sebagai hasil pemekaran dari Fakultas Syariah dan Hukum. Empat program studi awal yang dikelola saat itu meliputi Ekonomi Islam, Manajemen, Akuntansi, dan Ilmu Ekonomi.

"FEBI UIN Alauddin Makassar berdiri tahun 2013 dengan empat prodi awal. Seiring perkembangan, kemudian dibuka Program Studi Perbankan Syariah sehingga totalnya menjadi lima prodi,” kata Prof. Amiruddin K kepada wartawan Pojoksulsel, Rabu (17/12/2025).

Baca Juga: Selamat! Unhas Naik Peringkat UI GreenMetric 2025, Tetap di 100 Besar Dunia

Ia menjelaskan, pada masa kepemimpinan dekan pertama, Prof. Dr. H. Ambo Asse, M.Ag, seluruh program studi FEBI masih berstatus akreditasi B. Langkah pembenahan kemudian dilanjutkan oleh dekan kedua, Prof. Dr. H. Abustani Ilyas, M.Ag, melalui proses reakreditasi secara menyeluruh.

Hasilnya, FEBI mulai mencatat peningkatan kualitas akademik yang cukup signifikan. Tiga program studi berhasil meraih akreditasi A, yakni Akuntansi, Manajemen, dan Ekonomi Islam. Sementara dua prodi lainnya, Ilmu Ekonomi dan Perbankan Syariah, masih berstatus akreditasi B.

Perkembangan tersebut terus berlanjut hingga masa kepemimpinan Prof. Amiruddin K saat ini. Ia menyebut, saat ini empat dari lima program studi di FEBI telah berstatus akreditasi unggul, sebuah capaian yang menunjukkan akselerasi mutu akademik fakultas.

"Saat saya mulai menjabat, kami dorong percepatan peningkatan akreditasi. Alhamdulillah, sekarang sudah empat prodi yang terakreditasi unggul," ujarnya.

Baca Juga: MYC Sulsel Paket I Dimulai, Ini Daftar 13 Ruas Jalan di Empat Daerah Ditangani

Adapun satu-satunya program studi yang belum menyandang status unggul adalah Perbankan Syariah. Namun demikian, Prof. Amiruddin menegaskan bahwa proses persiapan reakreditasi terus dilakukan secara intensif.

“Kami menargetkan Prodi Perbankan Syariah bisa terakreditasi unggul sebelum masa jabatan kami berakhir pada tahun 2027,” tegasnya.

Selain peningkatan akreditasi, FEBI juga mencatat berbagai capaian lain selama beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Tiga Pejabat BMKG di Sulsel Berganti, Termasuk Kepala Balai Wilayah IV Makassar

Di antaranya adalah bertambahnya dua guru besar, peningkatan jumlah dosen bergelar doktor (S3), serta penguatan sistem mutu akademik di lingkungan fakultas.

Menurut Prof. Amiruddin, seluruh upaya tersebut merupakan bagian dari strategi besar FEBI untuk memperkuat daya saing di tingkat nasional. Ia menargetkan FEBI UIN Alauddin Makassar mampu sejajar dengan fakultas ekonomi dan bisnis di perguruan tinggi umum lainnya di Indonesia.

“Kami terus berinovasi dan berbenah secara berkelanjutan. Tujuannya jelas, agar mutu akademik FEBI semakin kuat dan memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional,” pungkasnya. ***