POJOKSULSEL, MAKASSAR - Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Jamaluddin Jompa (Prof JJ), menegaskan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) harus menjadi benchmark dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional 8 persen seperti yang dicanangkan Presiden.

Hal itu disampaikan Prof JJ pada acara pengukuhan tiga guru besar baru FEB Unhas sebagai anggota Dewan Profesor Universitas Hasanuddin, Selasa (19/8/2025).

Prof JJ bahkan memberikan tugas khusus tiga guru besar FEB Unhas itu, untuk meramu solusi nyata bagi penguatan ekonomi, khususnya di kawasan timur Indonesia.

"Tentu berbasis potensi yang ada supaya ekonomi bisa bertumbuh lebih delapan persen," kata Prof JJ.

Baca Juga: BSSN Gandeng Pemprov Sulsel Perkuat Sistem Keamanan Siber Daerah, Winarno Tekankan Hal Ini

Ia menekankan, kunci pertumbuhan ekonomi juga ada di desa. Butuh sumber daya manusia mumpuni untuk mengelola dana desa.

"Negara maju sangat tergantung pada kekuatan SDM. Semoga ini bisa menjadi bagian dari bisa beri solusi ke pemerintah, minimal kabupaten / kota dan Provinsi Sulsel," tambahnya.

Prof JJ juga menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya manusia (SDM). Negara maju, menurutnya, sangat bergantung pada kualitas SDM.

Karena itu, ia berharap pemikiran akademisi FEB bisa memberi masukan konkret bagi pemerintah daerah hingga pusat.

Baca Juga: 750 Wisudawan ke-112 UIN Alauddin Dikukuhkan, Prof Hamdan Juhannis Titip Pesan Jadi Sarjana Super

Selain itu, Unhas juga didorong untuk berkontribusi lewat program Koperasi Merah Putih, yang diharapkan dapat memperkuat ekonomi berbasis desa.

Menurutnya, cita-cita Presiden Prabowo untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga delapan persen harus menjadi benchmark Fakultas Ekonomi Unhas.

“Ayo kontribusi, minimal Sulsel ekonominya kita dorong, tapi ini interdisiplin yang memerlukan masukan kita semua," ungkapnya.

Ia juga mengingatkan agar pertumbuhan ekonomi harus terkawal dengan baik. Ekonom harus melihat bahwa ada hal-hal penting yang harus dikuasai untuk bisa bertahan menjadi bangsa yang memiliki kemandirian dalam ekonomi.

Baca Juga: Inilah Nama-Nama Lulusan Terbaik Wisuda ke-112 UIN Alauddin Makassar dari Sarjana Hingga Doktor

Diketahui, Unhas kembali mengukukan tiga guru besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis sebagai anggota Dewan Profesor Universitas Hasanuddin.

Pengukuhan itu berlangsung di Ruang Senat Akademik Unhas, Lantai 2 Gedung Rektorat, Kampus Tamalanrea, Makassar, Selasa (19/8/2025). Adapun tiga profesor baru yang dikukuhkan adalah:

Prof. Dr. Hj. Aini Indrijawati, SE., Ak., M.Si., CA., CWM., Asean CPA., Guru Besar Bidang Ilmu Akuntansi Sektor Publik, dengan nomor keanggotaan 598.

Ia menyampaikan pidato berjudul “Mewujudkan Good Village Governance: Inovasi Digital dan Imunitas Terhadap Fraud Dana Desa”.

Baca Juga: Prof Hamdan Juhannis Kenalkan Wisudawan Doktor UIN Alauddin Makassar, Kini Pejabat Bareskrim

Prof. Dr. Ria Mardiana Y., SE., M.Si., CHRP., CHCBP., Guru Besar Bidang Sistem Informasi Akuntansi, dengan nomor keanggotaan 599

Ia menyampaikan pidato berjudul “Rekayasa Manajemen Sumber Daya Manusia Menuju Manajemen ‘Human Capital’ Berbasiskan K2T (Kompetensi, Talenta, dan Komitmen)”.

Prof. Dr. Hj. Nurdjanah Hamid, SE., M.Agr., Guru Besar Bidang Manajemen Kinerja, dengan nomor keanggotaan 600,

Ia menyampaikan pidato berjudul “The Impact of Strategic Leadership Toward Sustainability Performance Management”.

***