POJOKSULSEL, GOWA - Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Alauddin Makassar kembali menambah tenaga medis baru. Sebanyak enam lulusan Program Studi Profesi Dokter resmi menyandang gelar dokter setelah mengucapkan sumpah profesi pada periode Juli 2026.

Prosesi pengambilan sumpah enam lulusan Prodi Profesi Dokter digelar di Ruang Rapat Senat Gedung Rektorat UIN Alauddin Makassar dan dipimpin langsung Dekan FKIK, Dr. dr. Dewi Setiawati, Sp.OG., M.Kes.

Adapun enam dokter jebolan FKIK UIN Alauddin Makassar yang resmi diambil sumpahnya, yaitu:

Baca Juga: Perusahaan Kanada Bakal Investasi Rp1,3 Triliun Bangun Pengolahan Sampah Modern di Gowa

dr. Annisa Y. Febriyanti, S.Ked.

dr. Nurfauziah Azzahrah S.Ked.

dr. Syamsuriani, S.Ked.

dr. Firjatullah Feniah Sabir, S.Ked.

dr. Anni Rahima, S.Ked.

dr. Sultan Abdul Madjid Az Zuhri, S.Ked.

Baca Juga: Profil Herson Rasyha Wilajaya, Pelajar Kelahiran Majene Jadi Raja Hitung Dunia di Panama

Dalam pesannya kepada para dokter baru, Dewi Setiawati menegaskan bahwa sumpah profesi merupakan komitmen moral yang akan melekat sepanjang karier seorang dokter.

Menurutnya, setelah resmi disumpah, para lulusan dituntut menjaga profesionalisme, etika, serta mengedepankan sisi kemanusiaan dalam setiap pelayanan kesehatan.

Ia mengingatkan bahwa dunia medis terus berkembang sehingga dokter tidak boleh berhenti belajar.

Kemampuan akademik, katanya, harus berjalan beriringan dengan integritas, empati, dan tanggung jawab karena setiap keputusan medis berpengaruh terhadap keselamatan pasien.

Pengambilan sumpah tersebut turut disaksikan Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (AAKK) UIN Alauddin Makassar, Dr. M. Muflih B.F., M.M.

Perwakilan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr. Faradillah Anwar, Sp.PA., Wakil Direktur RSUD Haji Makassar, dr. A. Amira Trini Raihanah, Sp.THT-KL(K), pimpinan program studi, dosen, tenaga kependidikan, serta keluarga peserta.

Kepala Biro AAKK UIN Alauddin Makassar berharap enam dokter baru tersebut mampu menjaga nama baik almamater melalui dedikasi dan profesionalisme di tempat mereka bertugas nanti.

Sementara itu, perwakilan IDI menilai FKIK UIN Alauddin Makassar terus menunjukkan konsistensinya dalam mencetak lulusan dokter yang siap memasuki dunia pelayanan kesehatan.

Baca Juga: Rektor Jelaskan Empat Pilar UMI Connection sebagai Arah Baru Universitas Muslim Indonesia

Pesan serupa juga datang dari RSUD Haji Makassar yang menekankan pentingnya kemampuan komunikasi, empati, dan kolaborasi di tengah tantangan layanan kesehatan yang semakin kompleks. ***