POJOKSULSEL, MAKASSAR - Demo driver ojol (ojek online) di depan Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar, masih berlangsung Rabu siang ini.

Sudah dua jam para demonstran dari driver ojol memblokade Jalan Urip Sumoharjo, demi untuk menyampaikan aspirasi mereka.

Para driver ojol menolak mediasi kecuali Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman yang menemui mereka.

"Kami tolak mediasi. Kami hanya ingin Gubernur Sulsel menerima kami," kata orator driver ojol dalam orasinya.

Baca Juga: Suhardi Duka Pastikan Seleksi Beasiswa Kedokteran Unsulbar Ketat, Ini Kriteria Penerima

"Tolong Pak Gubernur keluar temui kami," kata orator driver ojol lainnya.

Demo depan kantor Gubernur Sulsel mendapatkan pengawalan dari Satpol PP Sulsel dan aparat kepolisian.

Para massa pengunjuk rasa dari driver ojol (ojek online) membakar ban sambil berunjuk rasa.

Pantauan saat ini, hanya mobil ambulans dan pemadam kebakaran yang diberikan jalan untuk melintas di depan Kantor Gubernur Sulsel.

Baca Juga: Andi Muhammad Arsjad Ajukan Pensiun Dini sebagai ASN Pemprov Sulsel, Ingin Fokus Urus Bisnis

Sementara, pengendara lainnya dialihkan ke jalur-jalur alternatif

Pengendara dari arah flyover diarahkan mengambul jalur Jalan Prof Basalamah (Racing Centre).

Sementara, pengendara dari arah perintis yang terlanjur diarahkan untuk putar balik di depan Masjid Baiturrahman.

Alternatif lain bagi pengendara dari arah perintis adalah dialihkan ke Jalan Masjid Baiturrahman tembus Jalam Abdullah Dg Sirua.

Demo driver ojol di Kota Makassar dilakukan karena meminta Pemprov Sulsel tegas terhadap aplikator terkait tarif.

Sudah ada Surat Keputusan (SK) Gubernur Sulsel Nomor 2559/XII/Tahun 2022 tentang kenaikan kenaikan tarif.

Hingga kini kata dia, tarif yang ada di aplikator belum sesuai SK Gubernur Sulsel itu.

***