POJOKSULSEL, MAKASSAR - Putaran kedua pemilihan Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Makassar resmi berakhir. Dr. Andi Atssam Mappanyukki, S.Or., M.Kes., terpilih sebagai Dekan FIKK UNM periode 2026-2030 setelah meraih 35 suara.
Andi Atssam Mappanyukki unggul dari pesaingnya, Prof. Dr. Juhannis, S.Pd., M.Pd., yang memperoleh 10 suara dalam pemilihan dekan FIKK UNM yang digelar Senin, 13 April 2026.
Menanggapi hasil tersebut, Andi Atssam Mappanyukki menegaskan bahwa jabatan dekan merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
"Saya mau mengucapkan innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Itu amanah yang diberikan kepada saya dan saya harus amanah, adil sebagai dekan setelah dilantik," katanya.
Baca Juga: 201 Proposal Unhas Lolos Pendanaan BIMA Kemdiktisaintek 2026, Berikut Rincian Lengkapnya!
Andi Atssam menegaskan bahwa kepemimpinannya ke depan akan mengedepankan kolaborasi dan menghilangkan sekat di lingkungan fakultas.
Ia berharap seluruh civitas akademika dapat bersatu tanpa adanya kelompok atau faksi tertentu.
"Saya menginginkan semua tidak ada faksi-faksi, tidak ada peta-peta, semua harus berkolaborasi, semua harus bersinergi, semua harus bersama, sehingga kita bersama-sama meningkatkan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan UNM," jelasnya.
Sebagai langkah awal, Andi Atssam akan membenahi tata kelola fakultas. Ia juga menargetkan seluruh program studi di FIKK UNM dapat meraih akreditasi unggul.
Selain itu, ia berkomitmen menghilangkan berbagai pungutan yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Baca Juga: Kontingen Luwu Timur Catat Rekor di Pembukaan MTQ XXXIV Sulsel, 55 Kafilah Siap Berlaga di Maros
Salah satu program prioritas yang akan didorong adalah pengembangan aplikasi Sporta. Aplikasi ini dirancang untuk mendukung digitalisasi layanan dan meningkatkan efisiensi kinerja dosen.
Melalui aplikasi tersebut, berbagai layanan administrasi akan dilakukan secara digital, termasuk peningkatan jabatan fungsional dan pemantauan indikator kinerja utama.
Tak hanya itu, sistem penyewaan fasilitas olahraga seperti lapangan sepak bola dan bulutangkis juga akan didigitalisasi.
"Semua harus berstandar digitalisasi, mulai dari sewa lapangan, baik itu lapangan bola, lapangan bulutangkis, semua di-digitalisasi, sehingga dia lebih transparan dan akuntabel," jelasnya.
Selain digitalisasi, Andi Atssam juga menempatkan perbaikan infrastruktur sebagai prioritas utama. Ia mengaku menerima banyak keluhan mahasiswa terkait kenyamanan ruang kuliah dan fasilitas pendukung.
Ke depan, pihaknya akan melakukan kajian menyeluruh untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana.
Profil Andi Atssam Mappanyukki
Tempat Tanggal Lahir: Desa Arasoe, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone, 4 Oktober 1982
Pendidikan: S1 Universitas Negeri Makassar, S2 Universitas Airlangga, S3 Universitas Negeri Yogyakarta (2024)
Andi Atssam Mappanyukki menjabat sebagai Ketua Program Studi Administrasi Kesehatan sejak 2019.
Terlibat dalam pembentukan Prodi Gizi dan Fisioterapi dan terlibat mengawal perubahan naskah akademik fakultas pada tahun 2024. ***
***




