POJOKSULSEL, JAKARTA - Dekan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Alauddin Makassar, Ar. Fahmyddin A’raaf Tauhid, S.T., M.Arch., Ph.D., IAI, turut dalam rombongan Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), yang melakukan kunjungan ke China untuk melihat secara langsung perkembangan teknologi di negara tersebut.
Fahmyddin A’raaf Tauhid dari UIN Alauddin Makassar ikut rombongan Jusuf Kalla ke Cina bersama dengan sejumlah pimpinan perguruan tinggi dan dekan fakultas teknik dari Makassar.
Jusuf Kalla memboyong para dekan teknik dari Makassar, termasuk Dekan FST UIN Alauddin Makassar, untuk mempelajari perkembangan teknologi China, khususnya teknologi informasi (IT), sekaligus melihat penerapannya dalam sektor industri.
Baca Juga: Ma’rifah Asal Pangkep Juara I MTQ Nasional 2026, Alumni UIM Al-Gazali
JK mengatakan, kunjungan tersebut dimaksudkan sebagai sarana pembelajaran dan perbandingan bagi perguruan tinggi di Indonesia.
Menurut dia, akademisi perlu melihat secara langsung bagaimana sebuah negara mengembangkan dan menerapkan teknologi untuk mendukung kemajuan berbagai sektor.
“Semua dekan-dekan fakultas teknik di Makassar, dengan juga perguruan tinggi, saya undang untuk mengunjungi China, melihat teknologi China sampai sejauh mana,” ujar JK saat ditemui di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Minggu (20/9/2026), sebelum bertolak bersama rombongan dikutip rilis.
Baca Juga: Alumni UI di Sulawesi Selatan Pererat Silaturahmi Lewat Kopi Santai
Dalam agenda kunjungan, rombongan dijadwalkan menyambangi Huawei untuk melihat perkembangan teknologi sekaligus membandingkannya dengan kemampuan teknologi yang telah dikembangkan di Indonesia.
“Terusnya di Huawei, agar kita mengetahui perbandingannya, apa yang kita laksanakan dan apa yang negara lain, apa itu kemampuan teknologinya, supaya menjadi bahan pembelajaran kita dalam perbandingan,” kata JK.
JK menilai penguasaan teknologi menjadi salah satu unsur penting dalam mendorong kemajuan suatu bangsa. Karena itu, ia ingin para akademisi melihat langsung bagaimana China mengembangkan teknologi hingga dapat menjadi salah satu kekuatan utama dalam pembangunan negara tersebut.
Baca Juga: Sulsel Tembus 10 Besar MTQ Nasional 2026, Ini 7 Kafilah Sulawesi Selatan Dapat Juara
“Sehingga teknologi itu menjadi bagian daripada kemajuan bangsa ini. Karena itu China sangat maju teknologi, kita lihat kemajuannya, bagaimana mereka mencapai itu, dan bagaimana cara juga kita dapat maju,” tutur JK.
Kunjungan ke China dijadwalkan berlangsung selama empat hari dengan fokus utama pada perkembangan teknologi, terutama teknologi informasi.
“Itulah maksud kunjungan ini untuk melihat kemajuan teknologi China, khususnya di bidang informasi, IT,” ujar JK.
Selain China, rombongan juga akan mengunjungi sejumlah industri di Jakarta. Agenda tersebut diarahkan untuk melihat secara langsung bagaimana teknologi diterapkan dalam kegiatan industri.
“Kemudian juga setelah itu melihat beberapa industri di Jakarta sebagai pembelajaran bahwa teknologi juga harus dapat diterapkan di industri, bagaimana penerapan teknologi di industri,” katanya.
Baca Juga: Toko Kue dan Roti Kini Hadir di P2B UIN Alauddin Makassar, Hamdan Juhannis Traktir Pimpinan Kampus
Dalam kunjungan tersebut, JK turut didampingi sejumlah pimpinan perguruan tinggi dan fakultas teknik dari Makassar, yakni Prof. Ir. Suharman Hamzah, S.T., M.T., Ph.D.(Eng.), HSE., Wakil Rektor Bidang Kemitraan, Internasionalisasi, dan Kealumnian Universitas Hasanuddin; Prof. Dr.Eng. Ir. Muhammad Isran Ramli, S.T., M.T., Dekan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin; serta Prof. Dr. Drs. Ir. Jamaluddin, M.P., IPM., Dekan Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar.
Turut dalam rombongan Ar. Fahmyddin A'raaf Tauhid, S.T., M.Arch., Ph.D., IAI, Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Alauddin Makassar; Prof. Dr. Ir. Hj. St. Maryam H., M.T., Dekan Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia; Prof. Dr. Ir. Ahmad Hanafie, Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Islam Makassar; Dr. Ir. Muh. Awaluddin Hamdy, S.T., M.Si., IPM., Dekan Fakultas Teknik Universitas Bosowa; Ir. Muhammad Syafaat S. Kuba, S.T., M.T., Dekan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar; serta Syamril, S.T., M.Pd., Rektor Institut Teknologi dan Bisnis Kalla.
Melalui kunjungan tersebut, JK berharap pengalaman melihat perkembangan teknologi serta penerapannya dalam industri dapat menjadi bahan pembelajaran bagi perguruan tinggi untuk ikut mendorong peningkatan kemampuan teknologi dan sumber daya manusia Indonesia. ***




