POJOKSULSEL, MAKASSAR - Heriati, komika asal Gowa, keluar sebagai juara pertama Open Mic Challenge Makassar 2026 sesi kedua yang digelar di Kafe Hometown KopiZone, Ruko Topaz, Jalan Boulevard, Makassar, Senin (24/8/2026) malam.

Heriati yang merupakan mantan guru TK mengungguli Aidil dari Makassar yang meraih juara kedua pada ajang Open Mic Challenge Makassar 2026.

Sementara itu, juara ketiga Open Mic Challenge Makassar 2026 diamankan oleh Wahyu asal Barombong, Gowa.

Ajang yang digelar Satu Mic Management Indonesia Official itu diikuti 14 peserta. Sebanyak 12 komika tampil menguji materi di hadapan penonton dan dewan juri, Irwansyah Sukarana serta Reski Mulyadi.

Para peserta datang dari sejumlah daerah di Sulawesi Selatan, di antaranya Makassar, Gowa, Maros, Bantaeng, dan Parepare.

Baca Juga: MTQ VIII KORPRI Nasional 2026: Gubernur Sulsel Siapkan Hadiah Umrah, Kepala BKN Bagi Beasiswa S2-S3

Dewan juri Irwansyah Sukarana menilai kemenangan Heriati layak karena memiliki struktur materi yang kuat.

Menurutnya, Heriati mampu membangun premis dan set up dengan baik sebelum mengeksekusi punchline secara berulang. Hal itu terlihat dari respons tawa penonton atau laugh per minute (LPM) yang cukup panjang.

"Secara premis, dia mampu menyusun set up materinya dengan baik dan terstruktur, lalu punchline-nya berhasil dieksekusi berkali-kali,” kata Irwansyah.

Ia menyebut karakter Heriati di atas panggung tidak mengandalkan mimik yang heboh. Namun, kekuatan materi mampu membuat penonton tertawa.

Irwansyah juga mengapresiasi materi para peserta yang dinilai orisinal dan tidak mengandalkan plagiarisme maupun unsur pornografi sebagai pemancing tawa.

Baca Juga: MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 Resmi Dibuka di Makassar, Menag Nasaruddin Umar Soroti Peran ASN

Sebaliknya, para komika lebih banyak mengangkat kritik sosial, satir, dan pengalaman kehidupan sehari-hari.

"Mereka lebih banyak melahirkan komedi melalui kritik sosial, satir, dan kehidupan sehari-hari, yang justru jauh lebih berbobot dan lucu,” ujarnya.

Ketua penyelenggara sekaligus Founder Satu Mic Management Indonesia, Abdul Rahman Thahir alias Arman, mengatakan sesi kedua Open Mic Challenge Makassar diisi sekitar 70 persen peserta baru dan 30 persen peserta lama.

Menurut Arman, komika yang kembali tampil menunjukkan peningkatan kualitas dibanding penampilan sebelumnya.

Setelah menggelar sesi kedua di KopiZone, penyelenggara mulai membidik lokasi yang lebih besar dan komersial untuk putaran selanjutnya.

Salah satu lokasi yang sedang dijajaki adalah Trans Studio Mall (TSM) Makassar dengan dukungan calon sponsor.

“Kita gelar secara berkesinambungan ke berbagai sudut kota. Rencana berikutnya ada ancang-ancang tawaran lokasi di Trans Studio Mall (TSM) Makassar bersama calon sponsor agar jangkauan audiens lebih masif,” kata Arman.

Para juara dari setiap seri nantinya akan kembali dipertemukan dalam Grand Final Open Mic Challenge Makassar.

Baca Juga: Gubernur Sulawesi Selatan Sambut 117 Kafilah MTQ KORPRI Nasional 2026 di Makassar

Penyelenggara juga berencana menghadirkan juri atau komika nasional dari Jakarta dalam babak final tersebut.

Kehadiran mereka diharapkan dapat meningkatkan gengsi kompetisi sekaligus memberikan masukan bagi perkembangan komika muda Sulawesi Selatan. ***