POJOKSULSEL, MAKASSAR - Sulawesi Selatan dan sekitarnya diimbau tetap waspada terhadap kondisi cuaca sulsel dengan potensi hujan yang masih mendominasi sebagian besar wilayah, Kamis (12/6/2025).
Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah IV Makassar merilis prakiraan cuaca Sulsel terkini yang menunjukkan kondisi berawan hingga hujan ringan dan sedang sejak pagi hingga dini hari.
Pagi hari, cuaca Sulsel diprediksi berawan dengan potensi hujan ringan di sejumlah wilayah seperti Bantaeng, Bone, Gowa, Jeneponto, Makassar, Maros, dan Takalar.
Baca Juga: Jemaah Haji Kloter 1 Asal Makassar Tiba di Tanah Air, Ali Yafid Pimpin Pembacaan Surah Al-Fatihah
Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang diperkirakan turun di Wajo, Barru, Soppeng, Bulukumba, Pangkep, Sinjai, dan Kepulauan Selayar.
Memasuki siang hingga sore, hujan ringan akan menyelimuti sebagian besar wilayah Sulsel.
Namun, warga di Enrekang, Luwu Raya, Pangkep, serta dua wilayah Toraja disarankan waspada karena hujan berintensitas sedang berpotensi terjadi. Kota Makassar sendiri diprediksi berawan pada periode ini.
Baca Juga: IWWEF 2025, Wali Kota Parepare Tegaskan Komitmen Perkuat Layanan Air Bersih
Saat malam hari, cuaca cenderung lebih tenang namun masih berpotensi hujan ringan di wilayah Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Palopo, Tana Toraja, dan Toraja Utara.
Sedangkan pada dini hari, cuaca kembali berawan dengan potensi hujan ringan terbatas di wilayah Kepulauan Selayar dan Pangkep.
BMKG juga merilis info suhu udara berada di kisaran 19 – 34 derajat celcius dengan kelembapan tinggi antara 78 – 100 persen, serta angin bertiup dari arah utara hingga timur dengan kecepatan 8 – 39 km per jam.
Baca Juga: Dua Akademisi Dampingi BGN Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Makassar, Dihadiri 300 Orang
Yang perlu menjadi perhatian adalah peringatan dini gelombang laut sedang (1.25–2.5 meter) yang diprediksi terjadi di perairan Kepulauan Selayar, Takabonerate, Laut Flores, dan bagian selatan Selat Makassar.
Nelayan dan pengguna transportasi laut diimbau berhati-hati dan memantau informasi resmi dari BMKG. ***




