POJOKSULSEL, MAKASSAR - Perum Bulog menanam 4 ribu bibit mangrove di kawasan Konservasi Mangrove Untia, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (22/5/2026).
Penanaman ribuan mangrove di pesisir Untia Makassar merupakan komitmen Perum Bulog terhadap pelestarian lingkungan lewat program peduli konservasi hijauan pesisir pantai.
Kali ini, Perum BULOG menggandeng panitia pelaksana Tudang Sipulung Nasional (PSN) Alumni SMAD Makassar 2026 dalam rangka penguatan komitmen tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) di kawasan Konservasi Mangrove Untia.
BULOG ingin menghadirkan kontribusi nyata dalam mengurangi risiko abrasi pantai, memperbaiki ekosistem pesisir, menjaga keanekaragaman hayati, sekaligus membantu penyerapan emisi karbon.
Wakil Direktur Utama Perum BULOG, Marga Taufiq, menyebut jika langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menjalankan peran sosial dan lingkungan secara berkelanjutan, sejalan dengan pilar pembangunan lingkungan dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya TPB 14 Ekosistem Lautan.
Baca Juga: 138 CPNS Kemenag Sulbar Naik Status Jadi PNS. Tolong Simak Arahan Penting Ini!
Marga Taufiq menegaskan, BULOG tidak hanya hadir dalam menjaga ketahanan pangan nasional, tetapi juga berkomitmen mendukung keberlanjutan lingkungan.
"Melalui penanaman mangrove ini, kami berharap ekosistem pesisir dapat semakin terlindungi, risiko abrasi dapat ditekan, dan masyarakat sekitar memperoleh manfaat jangka panjang dari lingkungan yang lebih sehat,” ujar Marga Taufiq.
Marga Taufiq, mengatakan, Perum Bulog memang secara berkelanjutan melakukan kegiatan TJSL. Namun, untuk penghijauan pesisir, pertama kali dilakukan di Kota Makassar.
"Kalau Bulog itu sebenarnya melihat apa program unggulan daerah setempat. Kita juga ada misalnya masalah pertanian, intinya bahwa program TJSL Bulog yaitu apa yang bermanfaat kepada masyarakat," katanya.
Sementara itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyambut antusias program Perum Bulog di Kawasan Konsevasi Mangrove Untia.
Baca Juga: Pemprov Sulsel Buka Beasiswa Pilot, Ini Syarat dan Link Daftar
"Ini bentuk kolaborasi dan kita sangat berterima kasih kepada rekan-rekan dari Bulog dengan progran TJSL ini membantu pemerintah kota untuk melakukan konservasi mangrove," kata Appi, sapaan Wali Kota Makassar kepada wartawan.
Ia menjelaskan, kegiatan penanaman bibit mangrove di kawasan pesisir Untia menjadi bukti komitmen Perum Bulog terhadap kelestarian alam
"Perum Bulog memperlihatkan kedekatan kita kepada alam, perhatikan kita kepada alam akan membangun ekosistem baru yang kita berharap masyarakat di sekitar sini mendapatkan manfaat dari hadirnya kami di sini," ujar Appi
Mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Akar mangrove yang kuat mampu menahan laju erosi, memperkuat struktur tanah, serta menjadi habitat bagi berbagai biota laut.
Selain itu, kawasan mangrove juga dikenal memiliki kemampuan menyerap karbon secara signifikan, sehingga berkontribusi dalam upaya mitigasi perubahan iklim.
BULOG memandang pelestarian kawasan pesisir sebagai bagian penting dari pembangunan berkelanjutan. Lingkungan yang sehat menjadi fondasi bagi kualitas hidup masyarakat, sekaligus mendukung keberlanjutan ekosistem yang memiliki peran strategis bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat pesisir.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kolektif. BULOG ingin terus hadir melalui program-program yang memberi manfaat bagi masyarakat dan mendukung keberlanjutan alam. ***




