POJOKSULSEL, MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) menorehkan prestasi membanggakan dalam penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum.

Berdasarkan hasil Rapat Virtual Pembahasan dan Pemaparan Perhitungan Indeks Penyelenggaraan Ketentraman dan Ketertiban Umum (IPKKU) Tingkat Provinsi Tahun 2025, Sulawesi Selatan berhasil meraih peringkat ketiga tertinggi secara nasional.

Capaian tersebut menempatkan Sulawesi Selatan sebagai provinsi dengan kinerja terbaik di luar Pulau Jawa dan kawasan Indonesia Timur dalam penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum.

Rapat evaluasi IPKKU itu dipimpin langsung oleh Direktur Polisi Pamong Praja dan Perlindungan Masyarakat (Pol PP dan Satlinmas) Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri.

Baca Juga: Masuk Kampus Islam Negeri Tanpa Tes? Ini Jadwal Lengkap, Syarat dan Cara Daftar SPAN PTKIN 2026

Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja tingkat provinsi serta kabupaten dan kota se-Indonesia, didampingi pejabat eselon III dan IV terkait.

Berdasarkan rekapitulasi hasil penilaian IPKKU Tahun 2025, Provinsi Sulawesi Selatan meraih nilai akhir 89,1744 dengan kategori Sangat Baik.

Nilai tersebut menempatkan Sulsel di bawah Provinsi Jawa Tengah yang berada di peringkat pertama dengan nilai 97,4318, serta Provinsi Jawa Timur di posisi kedua dengan nilai 91,8606.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Arwin Azis, menyebut capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif dan sinergi lintas sektor dalam menjaga ketentraman dan ketertiban umum di wilayah Sulawesi Selatan.

Baca Juga: Menag Nasaruddin Umar Motivasi Santri Pesantren Modern Al Junaidiyah Bone, Mondok Investasi Dunia Akhirat

“Alhamdulillah, peringkat ketiga nasional ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam meningkatkan kinerja penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum. Ini adalah hasil kerja bersama seluruh jajaran Satpol PP, didukung perangkat daerah dan para pemangku kepentingan,” ujar Andi Arwin Azis.

Ia menjelaskan, penilaian IPKKU mencakup sejumlah indikator strategis. Mulai dari penegakan peraturan daerah, penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum, pemberdayaan serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga ketersediaan sarana dan prasarana.

Selain itu, aspek perencanaan, penganggaran, serta akuntabilitas sistem juga menjadi bagian penting dalam penilaian.

Menurut Andi Arwin Azis, capaian ini tidak lepas dari dukungan penuh Gubernur Sulawesi Selatan serta sinergi yang terbangun antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas dan ketertiban masyarakat.

“Keberhasilan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat kapasitas personel, dan menghadirkan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat,” tambahnya.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum. ***