POJOKSULSEL, MAKASSAR - Isu ekonomi hijau dan kewirausahaan sosial menjadi gagasan yang dibawa mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Alauddin Makassar ke panggung kompetisi internasional.
Delegasi KSEI FORKEIS UIN Alauddin Makassar berhasil membawa pulang empat penghargaan dalam International Economic Competition Asosiasi Program Studi Keuangan dan Perbankan Syariah (PSKPS) Vol. 3 Tahun 2026.
Empat penghargaan itu diraih mahasiswa FEBI UIN Alauddin Makassar melalui tiga kategori, yakni Poster, Business Plan, dan Scientific Paper.
Pada kategori Poster, Tri Noval Syawalia meraih Juara 1.
Sementara pada kategori Business Plan, tim Begum Qurata Uyun, Moh. Taufik Saidul Akbar, dan Sitti Ainun Zhafirah Nur berhasil meraih Juara 2.
Baca Juga: Ilham Akbar Habibie, Alumni Terbaik Profesi Insinyur UMI yang Kini Pimpin PII
Dua penghargaan lainnya datang dari kategori khusus yang mengangkat isu ekonomi dan pemberdayaan masyarakat.
Tim Amarylis Ramadhani Sufirman, Ryaas Syahputra Marsuki, dan Azzahra Aulia Ramli meraih Best Proposal 1 kategori Green Economy pada lomba Business Plan.
Sedangkan tim Andi Nabila Bhayangkara, Muh. Asdar, dan Masnah meraih Best Paper 3 kategori Social Entrepreneurship pada lomba Scientific Paper.
Capaian tersebut memperlihatkan ragam pendekatan mahasiswa FEBI UIN Alauddin dalam mengembangkan gagasan ekonomi Islam.
Karya yang diikutsertakan tidak hanya berorientasi pada aspek bisnis, tetapi juga menyentuh isu keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan sosial.
Baca Juga: Cuma 5 Bulan Belajar Cybersecurity, Santri Hafiz 30 Juz Pesantren Al Imam Ashim Temukan Celah NASA
Dua penghargaan pada kategori khusus menjadi bagian yang menonjol dari capaian delegasi FEBI UIN Alauddin.
Gagasan Green Economy menempatkan aspek keberlanjutan sebagai bagian dari rancangan bisnis yang dikompetisikan.
Sementara Social Entrepreneurship membawa pendekatan kewirausahaan yang berkaitan dengan persoalan dan manfaat sosial.
Direktur Eksekutif KSEI FORKEIS UIN Alauddin Makassar mengapresiasi capaian para mahasiswa tersebut.
Menurutnya, prestasi itu menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam mengembangkan gagasan di bidang ekonomi Islam sekaligus merespons isu ekonomi yang berkembang.
Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami konsep ekonomi, tetapi juga mampu menuangkannya dalam bentuk karya yang dapat dikompetisikan pada level yang lebih luas.
International Economic Competition Asosiasi PSKPS Vol. 3 Tahun 2026 diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia maupun luar negeri.
Baca Juga: 39 Daerah Irigasi Direhabilitasi, 54 Ribu Hektare Sawah di Sulsel Ditarget Bisa Tanam hingga 3 Kali
Kompetisi tersebut mempertandingkan sejumlah kategori, di antaranya Business Plan, Scientific Paper, dan Poster.
Delegasi KSEI FORKEIS UIN Alauddin Makassar mengikuti tiga kategori dan berhasil meraih empat penghargaan. ***




