POJOKSULSEL, MAKASSAR - Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin bersama Kapolda Sulsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi tiba di Kabupaten Luwu pada Sabtu (4/5/2024) dini hari.
Bahtiar Baharuddin dan Andi Rian R Djajadi menemui pengungsi di dua posko pengungsian korban banjir dan longsor di Luwu. Ia juga menyambangi dapur umum.
Bahtiar Baharuddin dan Andi Rian R Djajadi berangkat dari Kabupaten Luwu Timur usai menghadiri HUT Kabupaten Luwu Timur.
Baca Juga: Pilkada Polman 2024: Dirga, Bebas Manggazali, dan Hamsah Sunuba Ambil Formulir di Partai NasDem
Bahtiar Baharuddin mengawali kunjungan ke posko pengungsi korban banjir di Desa Cimpu Kecamatan Suli.
Para korban banjir mengungsi di masjid yang baru dibangun. Ada sekitar 30 warga yang mengungsi di sana.
Ia melanjutkan menemuu pengungsi korban banjir di Cimpu Utara. Pengungsi di daerah ini dipusatkan di Masjid Baiturahim.
Baca Juga: Simak Pernyataan Prof Karta Jayadi usai Terpilih sebagai Rektor UNM
Selanjutnya, Bahtiar Baharuddin yang didampingi P Bupati Luwu Muh Saleh melanjutkan kunjungan ke dapur umun.
Bahtiar Baharuddin memastikan Pemprov Sulsel bersama TNI, Polri, BPBD, Basarnas, beserta satuan lain sudah bekerja melakukan penanganan banjir dan longsor.
"Kami pastikan pemda Sulsel bersama TNI Polri bersama badan penanggulangan bencana, Basarnas, BNPB dan satuan-satuan lain sudah bekerja sejak tadi pagi di lapangam dan sampai malam ini," kata Bahtiar Baharuddin dalam keteragang pers pada Sabtu dini hari dikutip dari akun Instagram sulawesiselatan.id.
Baca Juga: Prof Karta Jayadi Rektor Terpilih, Prof Husain Syam Klaim Tidak Pernah Cawe Cawe di Pilrek UNM
Ia mengatakam, seluruh stakeholder yang terlibat terus melakukan koordinasi.
Ia memerintahkan kepada kepala daerah yang wilayahnya dilanda banjir dan longsor untuk berada di tempat dan tidak meninggalkan lokasi.
"Saya sebagai Penjabat Gubernur sudah memerintahkan bupati wali kota, dan kami sendiri sudah menetapkan tanggap darurat," katanya.
Pemprov Sulsel terus mengupdate perkembangan banjir dan longsor ke pemerintah pusat dan BNPB.
"Pemerintah Pusat juga memberikan atensi sangat tinggi dan akan mobilisasi bantuan ke daerah-daerah terdampak," kata Bahtiar Baharuddin.
Baca Juga: Prof Karta Jayadi Terpilih sebagai Rektor UNM
Sementara itu, Kapolda Sulsel Andi Rian R Djajadi mengatakan, kondisi banjir dan longsor paling parah berada di Kabupaten Luwu, Wajo, dan Sidrap.
"Terjadi kkrban jiwa khusus di wilayah Luwu dan Sidrap," katanya.
Semua langkah penanganan sudah dilakukan dan dikoordinasikan. Korban jiwa akibat longsor di Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, beberapa sudah ditemukan. ***




