POJOKSULSEL, MAKASSAR - Dai kondang Ustaz Dasad Latif (UDL) menjadi pembicara dalam seminar internasional Towards a Two-State Solution: Peran Kunci Presiden Prabowo Subioanto dalam Mewujudkn Perdamaian di Gaza, yang berlangsung di Auditorium UIN Alauddin Makassar, Senin (17/11/2025).

Ustaz Dasad Latif UDL menyampaikan materi berjudul "Apa yang Bisa Kita Lakukan untuk Pelastina?". di hadapan ribuan mahasiswa UIN Alauddin Makassar.

Ustaz Dasad Latif UDL mengatakan, hal yang bisa dilakukan untuk Palestina adalah lewat donasi atau bersedekah untuk warga Gaza.

Baca Juga: Ekspedisi Speleologi Indonesia - Prancis Bersama Korpala Unhas di Matarombeo

Hanya saja, ia mengingatkan kepada para donatur supaya menyalurkan donasinya kepada lembaga yang kredibel.

"Ketika mau donasi, niat baik harus disertai dengan cara baik. Bagaimana caranya? Cari lembaga resmi," kata UDL akronim nama Ustaz Dasad Latif dikutip dari Youtube Official UIN Alauddin.

Ia menyebut beberapa lembaga yang kredibel, di antaranya Palang Merah Indonesia (PMI), Badan Amil Zakat (Baznas).

Baca Juga: Operasi Zebra Pallawa di Sulsel Berlangsung hingga 30 November, Ini 8 Pelanggaran Jadi Sasaran Utama

Pada kesempatan itu, UDL juga menjabarkan bentuk bantuan untuk Palestina bisa berupa dana, fisik, paket makanan, obat-obatan, tenda dan perlengkapan darurat, hingga bantuan medis.

Selain itu, partisipasi untuk Palestina bisa berupa edukasi dan menyebarkan informasi yang benar kepada masyarakat. Kemudian, mendukung melalui advokasi dan suara publik untuk Palestina.

Ia mengajak para mahasiswa menggunakan media sosial untuk mendukung Palestina. "Apalagi yang perlu kita lakukan? Boikot produk tertentu," tegasnya.

Sementara itu, Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Hamdan Juhannis, menyampaikan poin-poin rekomendasi hasil seminar internasional bertema Towards a Two-State Solution: Peran Kunci Presiden Prabowo Subianto dalam Mewujudkan Perdamaian di Gaza.

Baca Juga: Pemkab Maros Terima Dana Insentif Fiskal Rp6 Miliar untuk Percepatan Penurunan Stunting

Ada enam poin rekomendasi hasil Seminar Internasional terkait perdamaian Gaza di UIN Alauddin Makassar yang disampaikan Prof Hamdan Juhannis di akhir acara, yaitu:

1. Perlunya penguatan diplomasi Indonesia dalam rangka two state solution

2. Perlunya inisiatif kemanusiaan berkelanjutan untuk Gaza

3. Perlu ada pendidikan dan diplomasi publik untuk perdamaian

4. Perlunya penguatan narasi global berbasis hak asasi manusia

5. Perlunya penguatan diplomasi pengetahuan melalui penelitian kolabotratif

6. Perlu penyusunan roadmap diplomasi Indonesia untuk segera diserahkan kepada Presiden RI Prabowo Subianto

Baca Juga: Pemkab Maros Gelar Pelatihan AI untuk Percepat Transformasi Digital Layanan Publik

Ada tiga narasumber dihadirkan dalam seminar internasional, yaitu Prof. Robert W. Hefner dari Boston University, Amerika Serikat, Jurnalis Palestina Revda Selver Iseric, dan Ustaz Das'ad Latif selaku pemerhati Palestina.

UIN Alauddin Makassar menjadi tuan rumah pertama pada seminar internasional mewujudkan perdamaian untuk Gaza. Kegiatan itu berlangsung di Auditorium Kampus 2 Jalan HM Yasin Limpo, Kabupaten Gowa, Senin (17/11/2025).

Seminar internasional di UIN Alauddin Makassar, dihadiri Menteri Agama Nasaruddin Umar dan Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta sebagai keynote speech.

***