POJOKSULSEL, MAKASSAR - Group CEO & Co-Founder Grab Anthony Tan mengunjungi rumah keluarga almarhum Rusdamdiansyah alias Dandi, mitra yang menjadi korban jiwa dalam insiden demo rusuh di Kota Makassar.
Anthony Tan hadir bersama jajaran pimpinan Grab Indonesia, yaitu Presiden Komisaris OVO Dyah NK Makhijani, CFO Grab Indonesia Dion Soetadi, Director of East Indonesia Operations Halim Wijaya, Chief of Public Affairs Tirza Munusamy, dan Country Marketing & Communications Head Melinda Savitri.
“Grab ingin memastikan bahwa dalam suka maupun duka, keluarga almarhum Dandi tidak pernah berjalan sendiri,” kata Anthony Tan, Senin (1/9/2025).
Baca Juga: Penerima Beasiswa Pemprov Sulsel Diumumkan 31 Agustus, Kuota Terbanyak untuk Jenjang S1
Dukungan diberikan sejak awal melalui santunan dan bantuan logistik. Lanjutannya, keluarga juga dijamin melalui BPJS Kesehatan selama dua tahun. Grab turut menyiapkan modal usaha lewat GrabKios agar keluarga punya pijakan baru untuk melanjutkan hidup.
Anthony Tan menegaskan, dukungan itu bukan respons sesaat, melainkan wujud janji jangka panjang Grab kepada mitra dan keluarganya.
“Keselamatan dan keamanan mitra pengemudi selalu menjadi prioritas utama. Kami berkomitmen hadir, tidak hanya saat mereka bekerja, tapi juga ketika menghadapi masa sulit,” ujarnya.
Selain Dandi, Anthony Tan juga menyampaikan duka cita atas berpulangnya Affan Kurniawan di Jakarta.
Baca Juga: Zulfajri Basri Hasanuddin Jadi Bacalon Keenam Rektor Unhas, Punya Rekam Jejak 8 Tahun di Unsulbar
Grab pun mengirim doa kesembuhan untuk Moh Umar Amarudin (RS Pelni), Aji Pratama (RSUD Tarakan), dan Budi Haryadi (RS Primaya Makassar) yang masih dirawat.
“Mitra tidak pernah sendirian. Kami akan terus hadir dan berjalan beriringan dengan mereka di seluruh Indonesia. Karena pada akhirnya, ini soal kemanusiaan, untuk saling menjaga dan menguatkan,” tutup Anthony.
Sementara itu, Chief of Public Affairs Tirza Munusamy mengatakan, Grab terus berkomitmen untuk hadir memberikan pendampingan kepada mitra. Seperti kali ini yang dilakukan di rumah almarhum Dandi.
Tiza mengatakan, selain memberikan santunan, Grab akan menanggung BPJS Kesehatan keluarga almarhum selama dua tahun ke depan.
Tidak hanya itu, Grab juga akan memberikan modal usaha da pendampingan untuk menjalankan Grab Kios. Harapannya bisa jadi usaha yang berkelanjutan.
Pada kesempatan itu, Tiza juga berharap para mitra yang masih menjalani perawatan intensif bisa segera pulih. Salah satu di antaranya adalah Budi Haryadi di RS Primaya Makassar.
***




