POJOKSULSEL.com, MAKASSAR - Anggota DPRD Makassar, Andi Pahlevi mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam mengola sampah atau limbah domestik rumah tangga.

Hal itu disampaikan Anggota DPRD Makassar, Andi Pahlevi saat menggelar Sosialisasi penyebarluasan peraturan daerah (Perda) nomor 1 tahun 2016 tentang Pengelolaan Air Limbah Domestik, di Hotel Grand Town Makassar, bebrapa waktu lalu.

Baca Juga: DPRD Makassar dan Pemkot Sepakati Perubahan PPAS APBD 2023

Baca Juga: Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo Hadiri Deklarasi Pemilu Damai

Pada kesempatan itu, Andi Pahlevi menjelaskan bahwa limbah dalam klasifikasinya terbagi atas tiga. Pertama limbah yang gampang terurai biasanya dari dapur rumah tangga.

“Kedua ada limbah yang susah terurai adalah limbah dari tempat komersil seperti sampah plastik, makanya akhir-akhir ini kita disarankan untuk kurangi penggunaan plastik,” ucap Andi Pahlevi.

Baca Juga: Anggota DPRD Makassar Nunung Dasniar Minta Pemkot Jalankan Perda Kawasan Tanpa Asap Rokok

Limbah plastik, kata dia, jika dibuang sembarangan butuh waktu lama untuk terurai.

Limbah ketiga, kata Pahlevi, yakni limbah beracun yang biasanya ditemukan di rumah sakit, laboratorium kesehatan, bahkan ada juga sampah baru yaitu limbah casing handphone.

“Sebenarnya limbah seperti itu tidak bisa kita buang sembarangan, karena dampaknya akan berbahaya pada masyarakat karena masuk dalam kategori sampah beracun,” ungkap Andi Pahlevi.

Baca Juga: Anggota DPRD Makassar Fasruddin Rusli Ajak Masyarakat Lestarikan dan Jaga Lingkungan

Baca Juga: DPRD Makassar Soroti Serapan Anggaran Pemkot Makassar Rendah Jelang Pemilu 2024

Lebih lanjut, Andi Pahlevi juga menjelaskan bahwa air limbah domestik itu umumnya sebagian besar dari rumah tangga, dan itu semua harus dikelola dengan baik secara berkelanjutan.

“Perda ini sebenarnya sudah bisa kita revisi dan memperbaiki agar mengupdate peraturan yang ada sekarang. Supaya pada saat revisi nanti banyak masukan, bahan dan point yang bisa dimasukkan dalam Perda pengelolaan air limbah domestik ini,” ujarnya. ***