POJOKSULSEL, MAKASSAR - Anggota DPR RI Syamsu Rizal MI, yang akrab disapa Deng Ical, menyatakan kesiapan untuk menghadiri Reuni TanggaArt Universitas Hasanuddin (Unhas) 2025. Rencananya, Reuni TanggaArt digelar di Enreco Coffee, Panakkukang, Makassar, Minggu (8/6/2025).

"Nanti pi saya ke sana de'," kata Deng Ical saat dikonfirmasi kehadirannya di acara Reuni TanggaArt 2025 ini.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini memang dikenal dekat dengan komunitas TanggaArt Unhas. Deng Ical menjadi salah satu senior di Unhas yang menjadi tempat anggota TanggaArt berdiskusi, baik saat masih kuliah di Kampus Merah, maupun ketika menjadi alumni saat ini.

Baca Juga: Innalillah... Ustaz Yahya Waloni Meninggal Dunia Saat Khutbah Jumat di Makassar

Diketahui, TanggaArt Unhas yang digagas dan dibentuk tahun 1996, kala itu, Deng Ical menjabat sebagai ketua Senat Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Unhas.

"Kita mengundang Beliau (Deng Ical) dalam kapasitasnya sebagai senior di kampus. Ketua Senat kita dulu waktu kita masuk Unhas," kata Agung Oktavianto, Panitia Penanggung Jawab Perlengkapan Reuni TanggaArt Unhas 2025.

Selain Deng Ical, beberapa orang yang turut di undang dalam Reuni TanggaArt Unhas 2025, di antaranya, Fauzy A Wawo, Arief Wicaksono, Ali Mardani, Himar, Mattewakkang, Ali Gauly, dan Irwansyah Sukarana.

Baca Juga: Gubernur Andi Sudirman Sulaiman Sampaikan Pesan Idul Adha dari Tanah Suci, Begini Isinya

Reuni TanggaArt 2025 dikemas dengan acara santai dalan nuansa kekeluargaan. Seperti live music, live streeming event, games, dan kuis.

Sebelumnya, Director Event Reuni TanggaArt Unhas Alauddin Latif mengatakan, kemasan acara sudah dipersiapkan agar tetap santai dan menarik. Atong, sapaan akrab Alauddin Latif, mengatakan, seperti live music dengan menghadirkan band akustik.

"Sengaja kita memilih akustik agar lebih santai dan teman teman punya waktu untuk berbincang lebih lama. Karena sebenarnya itu yang utama," kata Atong yang merupakan alumni Ilmu Komunikasi angkatan 1995.

Baca Juga: Sapi Kurban 1,2 Ton dari Presiden di Masjid Kubah 99 Makassar, Jufri Rahman Saksikan Penyerahan

Reuni TanggaArt Unhas 2025 di Enreco Coffee juga akan disiarkan secara live streeming melalui media sosial.

Bendahara Panitia Reuni TanggaArt Unhas 2025 Abdul Rahman Tahir mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan beberapa hadiah games dan kuis serta souvenir untuk tamu undangan.

"Acara dikemas oleh kita dan untuk kita. Gembira bersama dengan melepas rindu," kata Arman, sapaan Abdul Rahman Tahir yang merupakan alumni Ilmu Politik FISIP angkatan 1997.

Sekadar diketahui, TanggaArt Unhas berawal dari komunitas mahasiswa Unhas lintas fakultas yang mulai diinisiasi dan terbentuk sekitar tahun 1996.

Awalnya hanya berupa kumpulan mahasiswa dari berbagai latar belakang organisasi dan minat yang kemudian terhimpun dalam satu keinginan untuk berkarya secara kreatif di Kampus Merah.

Baca Juga: Momen Idul Adha di Parepare, Wali Kota Tasming Hamid Serahkan Sapi Kurban dari Presiden

Ketua Panitia Reuni TanggaArt Unhas 2025 Ali Imran mengatakan, reuni tahun ini merupakan yang pertama kalinya digelar secara resmi.

"Ada kerinduan untuk kembali menjalin silaturrahin dengan teman teman TanggaArt," kata Ketua Panitia Reuni TanggaArt Unhas 2025 Ali Imran, alumni Jurusan Ilmu Sosiologi Unhas angkatan 1996.

Ali Imran mengatakan, karena teman teman yang sudah alumni kemudian bekerja di berbagai bidang dan daerah di Indonesia maupun di luar negeri, sehingga pertemuan secara fisik agak sulit.

Baca Juga: Imam Masjid Makkah Pimpin Salat Idul Adha di Lapangan Karebosi, Ustaz Dasad Latif Jadi Khatib

Momen momen pertemuan sesama anggota TanggaArt hanya dilakukan secara kecil kecilan di beberapa kota dan daerah.

"Itupun jika ada momen momen tertentu. Misalnya ada teman ke Jakarta, ketemu lagi dengan teman teman TanggaArt di Jakarta. Tapi itu hanya beberapa orang," kata Ali Imran.

Senada dengan, Ali Imran, Irawan, yang kini lebih banyak beraktifitas di Jakarta, mengatakan, ada kerinduan bertemu dengan teman teman "sepermainan" waktu di Unhas kala mereka masih mahasiswa.

Baca Juga: Maling Celengan Masjid di Polewali Mandar Tinggalkan Motor Gara-gara Tepergok, Polisi Selidiki CCTV

Irawan mengatakan, faktor tempat sebaran teman teman bekerja di berbagai daerah di Indonesia, termasuk luar negeri, membuat sulitnya mereka bertemu secara fisik.

TanggaArt Unhas dikenal sebagai komunitas kreatif. Tangga tangga Unhas menjadi ruang diskusi dan bermain dari kelompok ini. Itulah yang mendasari kemudian mereka memilih TanggaArt sebagai nama komunitas mereka.

Kala masih menjadi mahasiswa, anggotanya aktif di berbagai organisasi lintas fakultas di Unhas. Beberapa kegiatan dibuat TanggaArt, seperti diskusi, pementasan seni, dan kegiatan yang sifatnya edukatif.

Nama TanggaArt dalam berbagai kegiatan ditambahkan menjadi TanggaArt Production. Dr Handam mengatakan, waktu masih mahasiswa di Unhas, terkadang mereka dianggap "gila" karena terlalu kreatif dengan ide ide nyeleh mereka.

"Memang kan terhimpun banyak mahasiswa dari berbagai latar belakang. Fakultas, organisasi, agama, dan latar belakang sosial. TanggaArt sangat plural. Beragam. Saking beragamnya, diskusi dan tema pembicaraan apa saja, semua nyambung," kata Dr Handam yang lebih akrab disapa Om Ancong.

Om Ancong kini menjadi salah satu tenaga pengajar atau dosen di Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar.

"Undangan dan kepastian hadir kita sudah sebar ke teman teman. Insya Allah, kita jumpa jumpa di tanggal 8 di Makassar," kata Sekretaris Panitia Reuni TanggaArt Unhas Hairul Azis, akrab disapa Bang Elu.(rilis/tanggaartproduction)