POJOKSULSEL, JAKARTA - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mendorong pemerataan energi hingga ke wilayah terpencil dan kepulauan.

Salah satu langkah terbaru, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengajukan program elektrifikasi desa (Lisdes) serta pembangunan tangki penyimpanan BBM untuk Kepulauan Selayar.

Usulan Lisdes wilayah kepulauan Sulawesi Selatan disampaikan Andi Sudirman Sulaiman saat melakukan audiensi dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Kantor Kementerian ESDM, Rabu (22/6/2026).

Baca Juga: Korban Meninggal KM Nurul Salsa yang Teridentifikasi Bertambah Jadi Tiga, 14 Penumpang Masih Dicari

Dalam pertemuan itu, Andi Sudirman Sulaiman didampingi Bupati Kepulauan Selayar Muh Natsir Ali dan Bupati Pangkep Muh Yusran Lalogau.

Pembahasan utama dalam audiensi tersebut adalah percepatan Program Listrik Desa (Lisdes) bagi desa-desa terpencil dan kawasan kepulauan di Sulsel, khususnya wilayah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses energi.

Andi Sudirman menyebut program tersebut menjadi salah satu prioritas pemerintah pusat melalui Kementerian ESDM. Pemprov Sulsel pun telah menyiapkan data kebutuhan masyarakat yang mencakup puluhan ribu kepala keluarga (KK) sebagai dasar pengusulan.

Baca Juga: Dua Korban KM Nurul Salsa Berhasil Diidentifikasi, DVI Biddokkes Polda Sulsel Ungkap Identitasnya

"Kami menyampaikan permohonan Listrik Desa (Lisdes) untuk desa terpencil dan kepulauan di Sulsel, termasuk Selayar dan Pangkep. Program ini merupakan prioritas Bapak Presiden Prabowo melalui Kementerian ESDM yang kami sambut dengan data puluhan ribu KK di Sulsel," ujar Andi Sudirman.

Program Lisdes yang diusulkan mencakup sejumlah skema elektrifikasi, mulai dari pemasangan SuperSUN, perluasan jaringan listrik, hingga pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) komunal.

Pemprov Sulsel berharap program tersebut mampu menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah yang secara geografis sulit dijangkau jaringan listrik konvensional.

Baca Juga: Tak Hanya Soal Gizi, Mahasiswa KKN Unhas Ingatkan Hak Anak Jadi Kunci Cegah Stunting

Target utamanya, masyarakat di desa terpencil dan kawasan kepulauan dapat menikmati akses listrik yang lebih stabil hingga 24 jam setiap hari.

Ajukan Storage Tank BBM untuk Selayar

Selain elektrifikasi, Andi Sudirman bersama Bupati Kepulauan Selayar juga mengusulkan pembangunan storage tank atau tangki penampungan BBM untuk wilayah kepulauan tersebut.

Usulan ini dilatarbelakangi kondisi distribusi BBM ke Selayar yang kerap menghadapi kendala, terutama ketika cuaca ekstrem menghambat jalur suplai melalui laut.

"Kami juga bersama Bapak Bupati Selayar mengajukan storage tank penampungan BBM untuk Kepulauan Selayar. Mengingat minimnya pasokan pada musim ekstrem akibat terhambatnya suplai," jelasnya.

Menurutnya, keberadaan fasilitas penyimpanan BBM akan menjadi solusi untuk menjaga ketersediaan energi, terutama saat terjadi gangguan distribusi akibat faktor cuaca.

Baca Juga: Ini Daftar 11 Kampus UIN Tembus Top 100 Universitas Indonesia Versi Webometrics 2026

Andi Sudirman berharap seluruh usulan tersebut dapat segera direalisasikan agar masyarakat di wilayah terpencil dan kepulauan tidak lagi menghadapi keterbatasan akses energi.

"Semoga usulan ini segera terealisasi sehingga akses listrik bagi saudara kita di desa terpencil dan kepulauan dapat dirasakan 24x7 secara stabil," pungkasnya. ***