POJOKSULSEL, MAKASSAR - Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Makassar, Irwan Rusfiady Adnan, membuka Forum SKPD Dinas Kebudayaan atau Disbud Kota Makassar di Hotel Arthama pada Selasa (4/2/2025).
Forum SKPD Disbud Kota Makassar mengusung tema 'Pemajuan Kebudayaan yang Berkelanjutan: Menghubungkan Tradisi dan Inovasi untuk Masa Depan Kota Makassar'.
Dalam sambutannya, Irwan Rusfiyadi Adnanmenekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pelestarian tradisi dan inovasi dalam membangun masa depan Kota Makassar.
Baca Juga: Innalillahi! Sitti Ditemukan Meninggal setelah 5 Hari Pencarian di Kebun Kabupaten Polewali Mandar
"Kebudayaan warisan harus dijaga karena sumber inspirasi untuk menciptakan solusi inovatif," kata Irwan Rusfiyadi Adnan
Menurur dia, dengan menghubungkan nilai-nilai kearifan lokal dengan teknologi dan kreativitas, Makassar dapat menjadi kota yang memajukan identitas budayanya.
Untuk itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berkolaborasi dalam memastikan pemajuan kebudayaan berjalan secara berkelanjutan.
"Oleh karena itu, kebijakan kebudayaan harus bersifat berkelanjutan dengan tetap mengedepankan inovasi agar tetap relevan dengan perkembangan zaman," ujarnya.
Lebih lanjut, Irwan Rusfiyadi Adnan menekankan pentingnya forum ini sebagai wadah sinkronisasi program pada Dinas Kebudayaan yang akan dilanjutkan dalam Rencana Kerja
"Forum dihadiri oleh perangkat daerah, pelaku budaya dan sektor pariwisata. Untuk itu, pentingnya membahas kebijakan dan program kebudayaan. Sehingga, kegiatan prioritas dapat dimasukkan dalam rencana kerja tahunan," ujarnya.
Baca Juga: BREAKING NEWS: Guru Besar UIN Alauddin Makassar Pimpin STAIN Majene Periode 2025-2029
Dirinya berharap melalui forum ini dapat menghasilkan program berdasarkan kebutuhan masyarakat dalam melestarikan dan memajukan kebudayaan lokal.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Pemkot Makassar, Andi Herfida Attas, mengatakan pemajuan kebudayaan harus dilakukan secara inklusif dengan melibatkan berbagai pihak.
"Keberlanjutan budaya tidak hanya bergantung pada upaya pemerintah, tetapi juga pada partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya," ujarnya.
Untuk itu, Andi Herfida berharap bahwa melalui forum ini, berbagai gagasan dan strategi yang dihasilkan dapat diterapkan dalam program kerja Dinas Kebudayaan.
***




