POJOKSULSEL, MAKASSAR - Program Alumni Talk Nobel Indonesia kembali digelar dan telah memasuki edisi ketujuh, Rabu (19/11/2025)
Kali ini, giliran Ibrahim S.M., alumnus Program Studi Manajemen Nobel Indonesia yang kini dikenal sebagai Owner Itio Farm, hadir membawakan materi dan berbagi pengalaman suksesnya.
Alumni Talk Nobel Indonesia edisi ketujuh mengangkat tema Cerdas Melihat Peluang untuk Menciptakan Solusi di Tengah Tantangan Persaingan Pasar.
Pada kesempatan itu, Ibrahim menekankan bahwa peluang tidak lahir dari kenyamanan, melainkan dari keberanian menghadapi masalah.
Baca Juga: Tawuran Warga di Utara Makassar Picu Kebakaran, Gubernur dan Wali Kota Ambil Langkah Darurat
Ia menyebut kemampuan problem solving dan inovasi relevan sebagai keterampilan inti generasi muda saat ini.
“Peluang itu muncul ketika ada masalah. Bukan dari zona nyaman. Kita harus mampu membaca kebutuhan pasar dan menawarkan solusi yang tepat,” ujarnya di hadapan peserta di Kampus Nobel Indonesia, Jalan Sultan Alauddin.
Dalam paparannya, Ibrahim tidak hanya menyampaikan teori, tetapi juga menceritakan perjalanan awal membangun Itio Farm, termasuk tantangan, kegagalan, hingga strategi memahami arah pasar.
Ia mendorong mahasiswa untuk mulai lebih peka terhadap masalah di sekitar dan menjadikannya ladang peluang.
Baca Juga: Satpol PP Sulsel Perkuat Respons Kebakaran di Wilayah Perbatasan, MoU Tiga Kabupaten Resmi Diteken
Menurutnya, keberanian mengambil langkah awal sering kali menjadi faktor penentu kesuksesan.
“Kita sering menunggu momen sempurna, padahal yang dibutuhkan adalah keberanian untuk mulai. Dari situ peluang baru terbuka,” tambahnya.
Ibrahim juga berpesan agar mahasiswa tidak takut gagal. Baginya, proses mencoba, salah, dan memperbaiki diri adalah bagian penting dalam pembentukan karakter wirausaha.
"Gagal itu wajar. Yang penting terus bergerak dan terus belajar. Jadilah manusia yang bernilai," katanya. ***




