POJOKSULSEL.com, MAKASSAR - Kanwil Kementerian Agama Sulsel telah mencairkan tunjangan inpassing untuk guru madrasah non ASN di Sulsel.
Total anggaran untuk tunjangan inpassing guru madrasah non ASN di Sulsel mencapai Rp6,8 miliar lebih.
Anggaran tersebut dicairkan untuk pembayaran tunjangan inpassing guru madrasah non ASN di Sulsel yang berjumlah sebanyak 2.108 orang guru.
Baca Juga: Ternyata, Ini Alasan Munafri Arifuddin Mundur dari Komisaris Utama PSM Makassar
Ribuan guru madrasah non ASN ini tersebar di sejumlah kabupaten/kota di Sulsel.
Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Sulsel Muhammad Tonang menerangkan, pihaknya telah mencairkan tunjangan inpassing untuk guru madrasah non ASN di Sulsel.
"Telah di transfer ke rekening masing masing guru yang bersangkutan," sebutnya dikutip Pojoksulsel.com dari laman kemenag.go.id, Rabu 20 Desember 2023.
Baca Juga: Makassar Hujan Hari ini Atau Tidak? Siapkan Payung dari Sekarang, Rabu 20 Desember 2023
Muhammad Tonang juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo dan Menteri Agama RI atas perhatian dan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian guru-guru madrasah non asn penerima inpassing.
"Semoga kebijakan ini akan lahir guru-guru yang lebih professional dan menjadi pelecut semangat meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan yang semakin maju," bebernya.
Sebelumnya diberitakan, Kementerian Agama atau Kemenag mengumumkan kabar gembira untuk 98.972 guru madrasah non ASN yang tersebar di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Munafri Arifuddin Mundur Sebagai Komisaris PSM Makassar
Sebanyak 98.972 guru madrasah non ASN yang telah menerima SK Inpassing akan mendapatkan tunjangan inpassing pada akhir tahun ini, atau di akhir Desember 2023 ini.
Tunjangan inpassing guru madrasah non ASN, kata Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, akan dibayarkan pada akhir Desember ini.
Menurutnya, tunjangan inpassing guru madrasah non ASN ini diharapkan bisa melengkapi kebahagiaan para guru madrasah di seluruh Indonesia dalam menyambut pergantian tahun.
***



