POJOKSULSEL, MAKASSAR - Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Makassar (MAN 1 Makassar) dipercaya menjadi host school internasional pada tahun ajaran 2026/2027.
MAN 1 Makassar menerima siswa asal Spanyol, Alma Gallan Lagraba, untuk mengikuti program pertukaran pelajar selama satu tahun melalui host school internasional.
Pada host school internasional kali ini, Alma Gallan Lagraba bergabung dengan siswa kelas XI MAN 1 Makassar.
Baca Juga: Eks Anggota Paskibraka Nasional 2023 Asal Sulsel-Sulbar Lolos Akmil dan Akpol, Ini Orangnya
Alma merupakan siswi IES Ramón y Cajal, Instituto de Educación Secundaria Santiago Ramón y Cajal, Spanyol.
Dirinya mengikuti proses pembelajaran serta berbagai kegiatan kesiswaan di madrasah yang berlokasi di Jalan Talasalapang, Makassar.
Tak hanya belajar di ruang kelas, Alma juga akan mengikuti sejumlah program madrasah sekaligus mengenal lebih dekat budaya dan bahasa Indonesia.
Baca Juga: Kementerian Agama RI Sorot Perubahan MAN 3 Makassar, Tanaman Hidup Jadi Perhatian Khusus
Sejak tiba di Makassar, Alma menunjukkan antusiasme terhadap budaya Nusantara. Salah satu hal yang menarik perhatiannya adalah kuliner khas Sulawesi Selatan.
Untuk menunjang komunikasi sehari-hari, Alma juga mendapat pembekalan bahasa Indonesia secara intensif dari Yayasan Bina Antarbudaya Makassar.
Program tersebut dilaksanakan bersama AFS, organisasi nirlaba internasional yang bergerak dalam program pertukaran pelajar dan pembelajaran antarbudaya bagi siswa SMA atau sederajat.
Baca Juga: Pulihkan Lahan Kritis di Kolaka, Jaelani Bagikan Ratusan Bibit Produktif Gratis
Kehadiran Alma mendapat sambutan hangat dari siswa, guru, staf, dan seluruh sivitas akademika MAN 1 Makassar.
Kepala MAN 1 Kota Makassar Sofyan Jukni mengatakan, kepercayaan menjadi host school internasional merupakan inisiatif madrasah yang didorong sejumlah guru, salah satunya Hasnaeni.
Menurut Sofyan, MAN 1 Makassar dipilih karena memiliki komitmen terhadap pengembangan wawasan internasional serta penguatan kualitas madrasah.
“Ini merupakan tantangan dan pertama kali kami dipercaya menjadi tempat belajar budaya dan bahasa bagi siswa asing. Kehadiran siswa pertukaran pelajar ini sejalan dengan visi sekolah yang berwawasan global dan mendunia,” kata Sofyan.
Ia menilai program pertukaran pelajar tersebut menjadi kesempatan bagi siswa MAN 1 Makassar untuk berinteraksi langsung dengan lingkungan internasional.
Kehadiran Alma diharapkan dapat memperluas perspektif global sekaligus menjadi inspirasi dan motivasi bagi siswa lainnya.
Sementara itu, Alma mengaku ingin memanfaatkan kesempatan belajar di Indonesia untuk mengembangkan dirinya dan mengenal kehidupan dengan perspektif berbeda.
“Harapan dari program ini, saya ingin tumbuh sebagai pribadi dan membuka diri terhadap dunia, belajar mandiri, percaya diri, dan memahami cara hidup yang berbeda,” ujar Alma. ***
Untuk tahun ajaran 2026/2027, terdapat dua sekolah atau madrasah di Sulawesi Selatan yang dipercaya menjadi host school. Masing-masing sekolah menerima satu siswa dalam program pertukaran pelajar internasional tersebut.




