POJOKSULSEL, MAKASSAR - Kepala Kantor Kemenag Bulukumba, H. Abdul Rafik, menegaskan dukungannya terhadap penguatan keterbukaan informasi publik. 

Hal itu disampaikan Abdul Rafik saat menghadiri  kegiatan Peningkatan Kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) bersama Staf Khusus Menteri Agama RI, H. Ismail Cawidu di Aula Kanwil Kemenag Sulsel, Jumat (27/2/2026).

Menurut Abdul Rafik, transparansi bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi bagian dari komitmen moral sebagai pelayan masyarakat.

“Sejak awal saya mengemban amanah di Kemenag Bulukumba pada awal Februari ini, transparansi dan publikasi kinerja sudah menjadi salah satu prioritas utama,” ujarnya. 

Ia menambahkan bahwa publikasi yang aktif dan akurat akan memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus menjadi sarana evaluasi internal untuk meningkatkan kualitas layanan.

Baca Juga: Kemasan Buka Puasa Masjid Al Markaz Al Islami Ramah Lingkungan, Seperti Apa?

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, H. Ali Yafid, menyambut baik kunjungan tersebut. 

Ia menilai momentum ini sebagai bentuk perhatian dan dukungan pusat terhadap peningkatan kualitas ASN di daerah. 

Pada kesempatan itu, H. Ali Yafid juga memaparkan capaian Kanwil Kemenag Sulsel sepanjang 2025, mulai dari peningkatan kualitas layanan keagamaan, penguatan moderasi beragama, hingga inovasi layanan berbasis digital.

Dalam pemaparan materinya, H. Ismail Cawidu menekankan pentingnya keterbukaan informasi publik di lingkungan Kementerian Agama. 

"Kita tidak boleh lagi bekerja dalam ruang tertutup. Setiap kinerja, capaian, dan inovasi yang dilakukan harus dipublikasikan secara terbuka dan terukur. Informasi yang baik dan tersampaikan dengan benar akan membangun citra positif Kementerian Agama di mata publik,” tegasnya.

Baca Juga: Mentan Amran Pulang Kampung, Bagikan Kisah PPL Rp125 Ribu hingga Menteri di Ramadhan Leadership Camp

Menariknya, dalam kesempatan itu, Staf Khusus Menteri Agama juga menampilkan data kinerja Kanwil Kemenag Sulsel yang diperoleh melalui pencarian dan analisis di ChatGPT. 

Hasil evaluasi menunjukkan skor 3,47, menempatkan kinerja Kanwil Sulsel pada kategori baik, di atas rata-rata, sebagai bukti peningkatan profesionalitas ASN. ***