POJOKSULSEL, MAKASSAR - Sebanyak 74 perusahaan mengikuti tender proyek pembangunan Rumah Sakit atau RS Regional Luwu. Tahapan tender sudah memasuki penetapan pemenang
Proyek pembangunan RS Regional Luwu dilakukan dengan skema multiyears project (MYP) tahun 2025-2027.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, dr. Evi Mustikawati Arifin, mengatakan, proyek RS Regional Luwu berjalan sesuai perencanaan.
Saat ini, kata Evi Mustikawati Arifin, peroses perencanaan secara menyeluuh telah dilakukan, seperti penyusunan feasibility study (FS), dokumen analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal), hingga penyiapan manajemen konstruksi.
"Kemudian untuk pembangunan fisik, akan menggunakan metode design and build yang kini sedang dalam proses tender,: kata Evi Mustikawati Arifin.
Baca Juga: Nelayan Jatuh di Perairan Pelabuhan New Port Makassar Masih Dicari, SAR Gabungan Terapkan Skema Ini
dr Evi, sapaan Kadi Kesehatan Sulsel, memastikan bahwa pembangunan fisik proyek RS Regional Luwu dimulai tahun ini.
Pembangunan RS Regional Luwu bertujuan untuk upaya pemerataan layanan kesehatan rujukan di Sulawesi Selatan.
"Tujuan utamanya memperluas akses layanan rujukan bagi masyarakat Luwu Raya dan daerah sekitarnya serta mengurangi beban rujukan pasien ke Kota Makassar,” jelasnya.
Pembangunan RS Regional ini diperkirakan mencapai Rp250 miliar. Anggaran ini mencakup seluruh tahapan, mulai dari perencanaan, pembangunan fisik, hingga pengadaan alat kesehatan berstandar nasional.
“Anggaran ini kami rancang untuk memastikan rumah sakit yang dibangun benar-benar memenuhi standar pelayanan kesehatan nasional, sekaligus mampu menjawab kebutuhan layanan rujukan di kawasan Luwu Raya,” kata dr Evi.
Baca Juga: Nelayan Jatuh di Perairan Pelabuhan New Port Makassar Masih Dicari, SAR Gabungan Terapkan Skema Ini
RS Regional Luwu akan dibangun di Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu. RS tersebut akan menjadi rumah sakit rujukan di kawasan Luwu Raya.
RS Regional dirancang dengan pelayanan spesialistik dan subspesialistik lengkap. Meliputi penyakit dalam, kebidanan dan kandungan, anak, kanker, jantung dan pembuluh darah, hipertensi, uronefrologi, THT, dan mata.
RS Regional Luwu juga akan dilengkapi fasilitas penunjang modern, seperti rawat jalan dan poliklinik, instalasi gawat darurat (IGD), bedah sentral, layanan jantung terpadu.
Ada juga layanan ibu dan anak termasuk NICU, rehabilitasi medik, radiologi (X-ray dan CT Scan), laboratorium terpadu, hingga layanan farmasi dan gizi.
Kemudian ada juga fasilitas intensif seperti ICU, HCU, ICCU, PICU, One Day Care (ODC), Medical Check Up (MCU), kosmetik medik, serta layanan telemedicine akan tersedia.
"Insyaallah ditargetkan dapat rampung dan mulai dioperasionalkan setelah masa kontrak berakhir," katanya. ***




