POJOKSULSEL, MAKASSAR - 450 calon jemaah haji kloter 5 Embarkasi Makassar kembali diberangkatkan ke Madinah pada Rabu malam.

Calon jemaah haji asal Kabupaten Gowa, Sulsel, itu berangkat pada pukul 21.17 Wita dari Bandara Sultan Hasanuddin Makassar menuju Madinah.

Para calon jemaah haji yang awalnya telah berangkat pada Rabu sore, harus kembali ke Bandara Sultan Hasanuddin Makassar karena mesin pesawat terbakar.

Baca Juga: Naik Peringkat, Daftar 16 Kafilah Maros Juara MTQ Sulsel 2024 Dapat Bonus

Ketua PPIH Embarkasi Makassar, Muh Tonang, memastikan bahwa jemaah calon haji kloter 5 dalam keadaan sehat dan aman sebelum kembali diberangkatkan ke Madinah.

Ia mengatakan, setelah dievakuasi ke Asrama Haji Sudiang, hal pertama yang dilakukan petugas adalah pedampingan dan pemeriksaan kesehatan.

"Jemaah haji kita yang tiba di asrama haji sudah kita berikan hak-haknya termasuk pelayanan kesehatan, pendampingan kesehatan mengececek semua jemaah haji kita dari aspek kesehatannya melalui dokter klinik di asrama haji ini," kata Muh Tonang.

Baca Juga: 3 Peserta Juara 1 MTQ Sulsel 2024 Dapat Bonus Umrah, Chaidir Syam Janji Agustus Berangkat

Ia mengatakan, pendampingan yang dilakukan kepada jemaah calon haji pasca insiden mesin pesawat terbakar untuk memastikan mereka siap kembali diberangkatkan ke Madinah.

"Kita lihat semua, mereka tidak merasakan apa-apa nanti ketika di sini ditanya," kata Muh Tonang yang juga Kepala Kanwil Kemenag Sulsel.

Ia mengatakan, insiden keterlambatan keberangkatan jemaah calon haji Embarkasi Makassar, tidak akan mengganggu proses haji 2024 Embarkasi Makassar.

Baca Juga: Sosialisasi Penambahan Alokasi Pupuk Bersubsidi Dilaksanakan di Sulsel

Sementara itu, pihak Garuda Indonesia meminta maaf atas terjadinya gangguan teknis pada mesin pesawat.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra dalam keterangan tertulis mengatakan, keputusan pesawat Garuda GA-1105 putar balik ke Bandara Sultan Hasanuddin Makassar,sebagai langkah cepat guna memitigasi risiko pada aspek safety dan keamanan operasional pada penerbangan jemaah calon haji kloter 5 Embarkasi Makassar.

Keputusan RTB tersebut diambil oleh Pilot in Command (PIC) segera setelah pesawat lepas landas dengan mempertimbangkan kondisi kendala engine pesawat yang memerlukan pemeriksaaan lebih lanjut, setelah diketahui adanya percikan api pada salah satu engine.

Atas kondisi itu, engine pesawat diharuskan menjalani prosedur pengecekan secara menyeluruh sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan armada untuk dapat kembali beroperasi.

Sementara itu, General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Taochid Purnomo Hadi mengatakan, pesawat jemaah calon haji Embarkasi Makassar harus kembali ke Bandara Sultan Hasanuddin karena mengalami kendala teknis.

Baca Juga: Paving Blok Dipakai Tambal Jalan Berlubang di Sulsel, Secara Keindahan Tidak Bagus, Tapi...

Diketahui, pesawat Garuda dengan nomor penerbanhan GA-1105 membawa 450 jemaah calon haji Embarkasi Makassar asal Kabupaten Gowa.

"Penerbangan tersebut merupakan penerbangan haji kloter lima yang dilayani oleh Garuda Indonesia," kata Taochid Purnomo Hadi dalam keterangan tertulis, Rabu malam ini.

Taochid Purnomo Hadi mengatakan, pesawat Garuda Indonesia rute Kota Makassar ke Kota Madinah, terbang meninggalkan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar pukul 15.30 WITA.

Baca Juga: RS UPT Vertikal Makassar Terintegrasi Wisata, Dilengkapi Dermaga dan Helipad

"Setelah mendapatkan informasi kendala teknis tersebut, Angkasa Pura I beserta stakeholder emergency operation committee segera siaga di bandara," kata dia. ***