POJOKSULSEL, MAKASSAR — Kepercayaan publik terhadap kualitas pendidikan di Universitas Islam Negeri atau UIN Alauddin Makassar terus menguat. Itu tergambar dari tingginya animo peserta Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UMPTKIN) 2025 yang memilih kampus hijau ini sebagai tujuan studi.

Total sebanyak 4.353 pendaftar menjatuhkan pilihan pada UIN Alauddin Makassar jalur UMPTKIN.

Dari jumlah itu, 3.451 peserta UMPTKIN mengikuti ujian langsung di Panitia Lokal (Panlok) UIN Alauddin Makassar melalui sistem Seleksi Elektronik (SSE).

Baca Juga: Jemaah Haji Sulsel Rumahnya Terbakar Saat Lempar Jumrah, Anisah Naharuddin: Saya Ikhlas!

Kepala Biro AAKK UIN Alauddin Makassar, Kaswad Sartono, menilai capaian tersebut merupakan sinyal positif bahwa kampus hijau semakin mendapat tempat di hati masyarakat.

“Ini adalah buah dari kerja kolektif seluruh panitia dan sivitas akademika. Kepercayaan masyarakat meningkat, dan ini jadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah,” ujar Kaswad Sartono dalam keterangan tertulis.

Pada kesempatan itu, Kaswad Sartono juga membeberkan program studi (prodi) yang jadi primadona dalam seleksi UMPTKIN di UIN Alauddin Makassar, yakni Teknik Informatika, Farmasi, dan Kesehatan Masyarakat.

Baca Juga: Innalillahi... Guru Meninggal saat Persiapan Perkemahan Pramuka di Polman

"Tingginya minat pada program studi tersebut menjadi indikator penting bagi kami untuk terus meningkatkan mutu layanan akademik dan infrastruktur pembelajaran," ujar Kaswad Sartono.

Selain UMPTKIN, UIN Alauddin Makassar masih membuka jalur seleksi masuk mandiri (SMM Test) sebagai kesempatan terakhir bagi calon mahasiswa baru tahun ini.

Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (Pustipad), Asep Syahyadi SKom, menjelaskan pelaksanaan UM-PTKIN berlangsung selama lima hari, yakni 10–15 Juni 2025.

Baca Juga: Pemkot Parepare Kawal Serius Pengangkatan PPPK, Efektif Mulai Juli 2025

Ujian dibagi menjadi tiga sesi per hari, dengan total 12 sesi, masing-masing memuat maksimal 20 peserta.

Lokasi ujian tersebar di:

Lab Komputer Fakultas Sains dan Teknologi (FST)

Lab Komputer Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI)

Lab Komputer Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Kampus I UIN Alauddin

Menariknya, dari ribuan peserta, ada tiga kawan disabilitas yang juga ikut ambil bagian. Pihak kampus pun telah menyiapkan fasilitas dan pendamping khusus guna memastikan kelancaran ujian mereka.

Baca Juga: Kabar Gembira! Batik Air Kembali Layani Penerbangan di Rute Mamuju–Makassar, Ini Jadwalnya

“Kami telah menyiapkan fasilitas serta petugas khusus untuk mendukung kelancaran proses ujiannya,” katanya.

Dengan pelaksanaan UM-PTKIN yang berjalan tertib dan partisipasi peserta yang tinggi, UIN Alauddin Makassar semakin mantap melangkah sebagai kampus keagamaan unggulan di Kawasan Timur Indonesia.

***