POJOKSULSEL, MAKASSAR - Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bone A. Yasmin Tahir, menerima 387 jemaah haji beserta petugas kloter 22 Debarkasi Makassar asal Kabupaten Bone, Rabu (17/6/2026) pukul 06.52 Wita.
Prosesi serah terima jemaah haji asal Kabupaten Bone berlangsung di Aula Arafah Asrama Haji Sudiang Makassar oleh Wakil Koordinator Penjemputan dan Penerimaan Jemaah Haji PPIH Debarkasi Makassar, H. Wahyuddin Hakim.
Di balik kepulangan jemaah haji kloter 22, masih terdapat dua jemaah asal Kabupaten Bone yang belum kembali bersama kelompok terbangnya karena menjalani proses tanazul atau pemulangan melalui kloter berbeda.
Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Bone memastikan kedua jemaah tersebut tetap mendapatkan pelayanan dan fasilitas penjemputan hingga kembali ke daerah asal.
"Untuk jemaah yang tanazul dan pulang melalui kloter lain, kami pastikan tetap menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Bone. Kami akan memfasilitasi proses penjemputannya hingga kembali dengan aman dan berkumpul bersama keluarganya," tegas Yasmin dalam sambutannya.
Selain itu, Yasmin menyampaikan belasungkawa atas wafatnya salah seorang jemaah asal Bone di Arab Saudi serta mendoakan jemaah yang masih menjalani perawatan agar segera pulih.
Baca Juga: Andi Rio Idris Padjalangi Menguat Pimpin DPN IKAJO SULSEL Periode 2026-2030
"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya salah seorang jemaah haji Kabupaten Bone di Tanah Suci. Semoga almarhumah memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT," ucapnya.
Ia menambahkan, jemaah yang masih dirawat di Arab Saudi juga terus didoakan agar segera sembuh dan dapat kembali ke Tanah Air.
Berdasarkan data PPIH Debarkasi Makassar, Kloter 22 semula berjumlah 391 orang. Namun yang kembali bersama rombongan sebanyak 387 orang yang terdiri atas 114 laki-laki dan 273 perempuan.
Empat kursi kosong tercatat dalam manifest penerbangan. Satu jemaah masih dirawat di rumah sakit Arab Saudi, dua jemaah tanazul dipulangkan melalui kloter lain, dan satu jemaah asal Bone meninggal dunia di Tanah Suci pada 1 Juni 2026.
Pada kesempatan itu, Yasmin juga menyampaikan apresiasi kepada Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi dan Debarkasi Makassar yang telah memberikan pelayanan kepada jemaah Bone yang tergabung dalam delapan kloter selama operasional haji tahun ini.
Baca Juga: Pendaki Asal Gowa Patah Kaki di Bulu Saukang Dievakuasi SAR Tengah Malam
"Kami mengapresiasi PPIH Embarkasi dan Debarkasi Makassar yang telah melayani jemaah haji Kabupaten Bone dengan baik sejak keberangkatan hingga kepulangan, sekaligus memohon maaf apabila terdapat hal-hal yang kurang berkenan dari jemaah kami selama proses penyelenggaraan haji," ujarnya.
Turut hadir dalam prosesi penerimaan tersebut Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Bone, Staf Ahli Bupati Bone, serta jajaran PPIH Debarkasi Makassar.
Hingga kedatangan Kloter 22, jumlah jemaah haji Embarkasi Makassar yang wafat di Tanah Suci tercatat sebanyak 33 orang. Rinciannya berasal dari Sulawesi Selatan 22 orang, Sulawesi Barat dua orang, Sulawesi Tenggara tiga orang, Papua satu orang, Maluku dua orang, dan Maluku Utara tiga orang.
Dengan kedatangan Kloter 22, jumlah jemaah dan petugas yang telah kembali ke Tanah Air melalui Debarkasi Makassar mencapai 8.618 orang. Sementara itu, sebanyak 8.097 jemaah dan petugas masih berada di Arab Saudi dan dijadwalkan pulang secara bertahap hingga 1 Juli 2026. ***




