POJOKSULSEL, MAKASSAR - Dalam perjalanan Umrah Travel Ananda Nurul Haramain di Arab Saudi, 15-26 Sept 2025, ada tiga peristiwa penting dalam satu hari pada tanggal 23 September 2025.

Ketiga peristiwa bersejarah yang bertepatan dengan perjalanan umrah Travel Ananda Nurul Haramain adalah Wafatnya Ketua Majelis Ulama Arab Saudi, Yaumul Wathan (Hari Nasional) Arab Saudi dan Turunnya Hujan

Berikut laporan dari Pembimbing Ibadah Travel Ananda Nurul Haramain, Dr H. Andi Muhammad Akmal, S.Ag, M.H.I, (Dosen UIN Alauddin Makassar) dari Arab Saudi.

Baca Juga: MAN 1 Soppeng Cetak 20 Tim Peneliti Muda Lolos Verifikasi LPB Sulsel 2025

1. Wafatnya Ketua Dewan dan Mufti Ulama Arab Saudi

Pemerintah Arab Saudi melaui Kerajaan mengumumkan kabar duka atas wafatnya Mufti Besar Arab Saudi sekaligus Ketua Dewan Ulama Senior, Syeikh Abdulaziz Al-Asheikh. Ulama paling terkemuka di Arab Saudi itu wafat pada hari Selasa (23/9/2025), bertepatan dengan Yaumul Wathan (Hari Nasional Arab Saudi).

Salat jenazahnya dilaksanakan di Masjid Imam Turki bin Abdullah di Riyadh. Jemaah Ananda, sedang melaksanakan Ibadah Umrah kedua dengan miqat di Tan'im, saat sedang di Masjidil Haram Mekkah, juga melaksanakan shalat Gaib khusus untuk Almarhum Syekh, setelahnya baru lanjut shalat gaib untuk umum. Bahwa Program Umrah, Jemaah Ananda, dengan 3 kali Umrah (Miqat di Bir Ali, Qarnul Manaazil dan Tan'im).

Warga yang ada di Arab Saudi, diserukan shalat gaib untuk Almarhum Syekh di seluruh masjid, termasuk di Jeddah, seperti yang disampaikan oleh H. Andi Muhammad Akhyar, S.Pd. M.Sc. ( Mahasiswa S3 Ilmu Fisika Astronomi Islam King Abd. Aziz University, Jeddah dan Dosen PNS Univ. Negeri Gorontalo)

Baca Juga: Polsek Biringkanaya Bubarkan Judi Sabung Ayam, Amankan 3 Orang dan Sita 12 Ayam Aduan

Al-Asheikh Abd. Aziz diangkat Mufti Kerajaan pada tahun 1999. Ia menjabat sebagai ulama tertinggi di kerajaan, menafsirkan hukum Syariah dan mengeluarkan fatwa tentang masalah hukum dan sosial. Salah satu fatwa populer yang pernah ia terbitkan adalah menyebut orang-orang yang berhaji tanpa izin atau ilegal hukumnya haram dan berdosa.

2. Yaumul Wathan di Arab Saudi, Hari Nasional yang dirayakan setiap tanggal 23 September

Perayaan tahunan ini memperingati penyatuan bersejarah Arab Saudi pada tahun 1932 di bawah Raja Abdulaziz Al Saud, dan diperingati di seluruh negeri dengan acara budaya, Festival kembang api, pertunjukan patriotik  dan parade militer.

Baca Juga: Tasming Hamid Salurkan Rastra untuk 2.202 KPM di Kota Parepare

Di Mekkah, kami lihat para pedagang menghias tokonya semeriah mungkin sep. memasang balon dan ornamen yang berwarna hijau dan putih, warna Bendera Arab Saudi. Demikian pula, saat jemaah Ananda berziarah di Museum Wahyu di dekat Jabal Tsur (Gua Hira) Mekkah.

Hari Nasional Arab Saudi (al-Yaum al-Wathani) adalah hari nasional resmi di Arab Saudi yang dirayakan setiap tahunnya pada tanggal 23 September. Hari ini memperingati Unifikasi Arab Saudi.

Bahwa pada 23 September 1932, berbagai suku, kesyekhan dan emirat (Kerajaan) di sebagian besar wilayah Semenanjung Arab, bersatu di bawah kepimimpinan  Dinasti Saud atau Bani Saud, serta pada hari tersebut, Kerajaan Arab Saudi diproklamasikan oleh Abdul Aziz As-Saud atau Ibnu Saud, Raja pertama Arab Saudi.

3. Turunnya Hujan

Jemaah Travel Ananda Nurul Haramain, sedang melaksanakan rangkaian ibadah Umrah (Sai), hujan turun. Sebagian Warga Arab yang sedang di Masjidil Haram rela keluar untuk berdoa. Mereka bergembira dan bersyukur kepada Allah swt. atas hujan. Hal ini, jarang terjadi di Mekkah, bahkan di Arab Saudi. Hujan adalah nikmat dan berkah bagi mereka.

Baca Juga: Kapolsek Panakkukang Kini Dipimpin Kompol Hj Ema Ratna AR, Ini Sosoknya

Orang di Mekah gembira ketika hujan datang karena hujan dianggap sebagai rahmat dari Allah swt, yang langka di daerah gurun, membawa kesejukan, membersihkan debu, dan memperkuat keimanan serta syukur karena dianggap sebagai waktu mustajab untuk berdoa.

Program Umrah Jemaah Travel Ananda Nurul Haramain selama 12 Hari ( Jeddah, Madinah dan Makkah ). Berangkat dari Makassar, Senin, 15 September dan Insyaa Allah, tiba di Makassar, Jumat, 26 September 2025. ***