POJOKSULSEL, MAKASSAR - Sekitar 200 anggota Humas, kontributor berita, dan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kementerian Agama berkumpul dalam Workshop Kehumasan dan Konsolidasi Penguatan Fungsi Kehumasan dan PPID se Indonesia Timur tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, 15 hingga 17 April 2026 di Hotel M Regency.
Workshop yang digelar Tim Humas, Data dan Informasi, HDI, Kanwil Kemenag Sulawesi Selatan ini mengusung tema Creative Booster: Humas Inovatif untuk Kemenag Berdampak.
Kegiatan tersebut menghadirkan pula Ketua Tim Humas, Data dan Informasi dari berbagai wilayah Indonesia Timur.
Workshop ini menghadirkan sejumlah narasumber nasional yang berkompeten di bidang komunikasi publik dan keterbukaan informasi. Di antaranya Staf Khusus Menteri Agama Bidang Komunikasi Publik, Ismail Cawidu, Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag RI, Thobib Al Asyhar, serta Ketua Komisi Informasi Provinsi Sulawesi Selatan, Fauziah Erwin.
Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan pimpinan Kanwil Kemenag Sulawesi Selatan, praktisi media, serta tim dari Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag RI. Kehadiran para narasumber tersebut diharapkan mampu memperkuat kapasitas SDM kehumasan dan PPID.
Baca Juga: UMI Tembus 10 Besar Kampus Swasta Peneliti Terbanyak, Sosial dan Kesehatan Dominan
Ketua Tim HDI Kanwil Kemenag Sulsel, Mawardi Siraj, mengatakan workshop ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat peran humas di lingkungan Kementerian Agama, khususnya di wilayah Indonesia Timur.
Menurutnya, peran humas saat ini semakin penting dalam menyampaikan informasi publik secara cepat, akurat, dan kredibel.
“Workshop ini menjadi wadah konsolidasi sekaligus penguatan kapasitas bagi para pengelola humas dan PPID agar lebih adaptif, inovatif, dan mampu menghadirkan komunikasi publik yang berdampak,” ujar Mawardi Siraj, Selasa 14 April 2026.
Melalui tema Creative Booster, pihaknya mendorong lahirnya ide ide kreatif serta strategi komunikasi yang lebih efektif. Hal tersebut dinilai penting untuk mendukung citra positif Kementerian Agama di tengah perkembangan media digital yang semakin dinamis.
“Kami berharap kegiatan ini mampu memperkuat sinergi, meningkatkan kualitas layanan informasi publik, serta mendorong humas Kemenag semakin profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa humas pemerintah harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi komunikasi, termasuk optimalisasi media sosial, pengelolaan informasi digital, serta peningkatan kualitas konten publikasi.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai workshop ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat peran kehumasan sebagai garda terdepan penyampaian informasi publik.
Menurutnya, kualitas SDM humas menjadi faktor penting dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas informasi publik.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan kualitas SDM kehumasan dan PPID. Humas harus mampu menjadi jembatan informasi yang kredibel, cepat, dan akurat dalam menyampaikan program program Kementerian Agama kepada masyarakat,” kata Ali Yafid.
Ia juga berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak nyata dalam penguatan tata kelola informasi publik yang lebih transparan dan akuntabel.
“Melalui kegiatan ini, saya berharap terbangun sinergi yang kuat antar pengelola humas dan PPID, sehingga mampu menghadirkan pelayanan informasi yang semakin baik dan terpercaya,” pungkasnya.
***




