POJOKSULSEL, MAKASSAR - Sebanyak 189.800 calon murid Baru di Sulawesi Selatan (Sulsel) telah mengikuti Tes Potensi Akademik (TPA).
Tim Juknis SPMB 2025 Disdik Sulsel, Muliayama Tanjung, mengatakan, ratusan ribu calon murid baru yang mengikuti TPA tersebar di 24 kabupaten kota. Paling banyak domisiki Kota Makassar, yaitu 19.557 calon murid.
Muliayama Tanjung menjelaskan, ada empat kategori soal yang diujikan kepada calon murid baru dalam TPA, yaitu verbal, numerik, logika, spasial.
Baca Juga: ORASKI Tegas Tidak Turun Aksi 20 Mei, Pilih Perjuangkan Driver Lewat Jalur Rasional
Soal verbal di antaranya tentang sinonim dan antonim kata. Soal numerik meliputi perkalian sederhana yang disesuaikan dengan kemampuan anak SMP.
"Soal logika itu memancing seberapa jauh logika anak SMP. dan soal spasial yakni gambar pencerminanan," katanya.
Muliayama menjelaskan, Disdik Sulsel memilih TPA ketimbang tes kemampuan akademik, karena pertimbangan kurikulum yang digunakan SMP masih berbeda-beda.
Baca Juga: DPPKB Parepare Tekankan Sekolah Ramah Remaja, Lawan Bullying Lewat Talk Show GenRe
"Kondisi fasilitas sekolah dan guru juga berbeda-beda di setiap sekolah di SMP," katanya.
Ia menjelaskan, TPA hanya berlaku bagi calon murid yang akan memilih bersaing di sekolah-sekolah unggulan.
Ada sembilan sekolah unggulan di Sulsel, yaitu lima sekolah berasrama yang tersebar di Sulsel.
Baca Juga: Jadi Pemimpin Pasar, ASUS Pamerkan Laptop AI 45 Plus TOPS Terlengkap
Ditambah empat sekolah di Kota Makassar, yakni SMAN 1 Makassar, SMAN 2 Makassar, SMAN 5 Makassar, dan SMAN 17 Makassar.
Sementara itu, Ketua Panitia SPMB Disdik Sulsel M Nur Kusuma mengatakan, TPA dilaksanakan serentak mulai tanggal 14 Mei.
Namun karena ada kendala teknis sehingga, TPA hari pertama dibatalkan dan diganti pada hari lain.
"Jadi TPA itu selesai tanggal 19 Mei kemarin," katanya.
Buyung, sapaan Kabid SMA Disdik Sulsel itu mengatakan, TPA bagi calon murid di luar Sulsel dilakukan secara daring pada 20 Mei.
"Dari luar Sulsel 2.551. Inilah yang kami lakukan zoom tadi tes SPMB melalui online," ujarnya.
***




