POJOKSULSEL, MAKASSAR - Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Alauddin Makassar memperluas jejaring dengan dunia industri melalui kunjungan ke Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di Karawang dan PT Bukaka Teknik Utama Tbk di Cileungsi, Bogor.

Dekan FST UIN Alauddin Makassar Fahmyddin A’raaf Tauhid bersama para dekan teknik di Makassar tergabung dalam rombongan Jusuf Kalla.

Bagi FST UIN Alauddin, kunjungan ke dunia industri jadi masukan penting dalam pengembangan pendidikan dan kompetensi lulusan.

Pengalaman melihat proses industri secara langsung memberikan gambaran mengenai penerapan teknologi sekaligus kebutuhan tenaga kerja di lapangan.

Di TMMIN, rombongan melihat langsung lingkungan manufaktur otomotif, termasuk perkembangan teknologi kendaraan elektrifikasi.

Baca Juga: Rakor Peningkatan Kinerja, Tasming Hamid Minta Aparatur Pastikan Kerja Berdampak bagi Masyarakat

Perkembangan tersebut menunjukkan perubahan kebutuhan industri terhadap sumber daya manusia dengan kompetensi yang relevan dengan teknologi terbaru.

Kunjungan kemudian berlanjut ke PT Bukaka Teknik Utama Tbk. Perusahaan tersebut mengembangkan berbagai produk dan teknologi rekayasa untuk kebutuhan industri dan infrastruktur nasional.

Salah satu produk yang diperkenalkan dalam kunjungan itu yakni Passenger Boarding Bridge (PBB) atau garbarata. Produk tersebut digunakan untuk mendukung pelayanan penumpang di bandar udara.

Pengembangan garbarata menjadi salah satu contoh penerapan teknologi rekayasa dalam menghasilkan produk yang menjawab kebutuhan industri dan infrastruktur.

Dari dua kunjungan tersebut, FST UIN Alauddin melihat peluang untuk memperkuat hubungan perguruan tinggi dengan dunia industri.

Baca Juga: 259 ASN Kemenag Sulsel Ikuti ProASN, Potensi hingga Arah Karier Dipetakan

Kerja sama tersebut dapat dikembangkan melalui riset bersama, kuliah praktisi, program magang mahasiswa, proyek berbasis industri, penyelarasan kompetensi hingga peningkatan kapasitas dosen.

Dekan FST UIN Alauddin Makassar, Fahmyddin A’raaf Tauhid, menilai komunikasi dengan industri penting untuk memastikan pengembangan kompetensi di perguruan tinggi tetap memiliki keterkaitan dengan perubahan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.

JK Bawa Rombongan Dekan Teknik Makassar ke China

Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), membawa sejumlah dekan fakultas teknik dan pimpinan perguruan tinggi di Makassar dalam kunjungan pembelajaran teknologi ke China.

Salah satu akademisi yang ikut dalam rombongan tersebut yakni Dekan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Alauddin Makassar, Ar. Fahmyddin A’raaf Tauhid, S.T., M.Arch., Ph.D., IAI.

Rombongan berangkat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Minggu (20/9/2026), dan berada di China selama empat hari.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan teknologi informasi sekaligus penerapannya di sektor industri.

JK mengatakan, kunjungan itu menjadi sarana pembelajaran dan perbandingan bagi kalangan akademisi. Para dekan dan pimpinan perguruan tinggi diajak melihat perkembangan teknologi di China secara langsung.

“Semua dekan-dekan fakultas teknik di Makassar, dengan juga perguruan tinggi, saya undang untuk mengunjungi China, melihat teknologi China sampai sejauh mana,” ujar JK.

Menurut JK, pengalaman melihat perkembangan teknologi di negara lain dapat menjadi bahan pembelajaran bagi perguruan tinggi dalam memperkuat kemampuan teknologi dan sumber daya manusia Indonesia.