POJOKSULSEL, MAKASSAR - Aqil Abdan Syakuran resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas UIN Alauddin Makassar periode 2026.

Penetapan Aqil Abdan Syakuran sebagai Ketua DEMA UIN Alauddin Makassar, diumumkan langsung oleh Lembaga Penyelenggara Pemilihan (LPP U) melalui akun Instagram resmi pada Kamis, 2 April 2026.

Ketua DEMA UIN Alauddin Makassar periode 2026 Aqil Abdan Syakuran merupakan mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum.

Pemilihan Mahasiswa (Pemilma) tahun ini berlangsung dengan mekanisme berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Proses pemilihan dilakukan melalui jalur aklamasi setelah tercapai musyawarah mufakat bersama Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Ketua LPP UIN Alauddin Makassar, Rizkiyah, menyampaikan bahwa proses ini menjadi pengalaman baru bagi seluruh penyelenggara.

Baca Juga: Ulama Sulsel, KH Syam Amir Yunus, Terima Sanad Alquran di Masjidil Haram

Ia menilai dinamika yang terjadi selama proses pemilihan menjadi pembelajaran penting dalam penyelenggaraan demokrasi kampus.

"Terlepas dari segala hiruk pikuknya, ini menjadi pembelajaran dan pengalaman baru bagi kami," ujarnya.

Ia juga berharap Ketua DEMA UIN Alauddin Makassar terpilih mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, kepentingan mahasiswa harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan yang diambil.

Selain itu, Rizkiyah juga mengajak seluruh mahasiswa untuk terus berpartisipasi aktif dalam setiap proses pemilihan. Hal tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas demokrasi di lingkungan kampus UIN Alauddin Makassar.

Sementara itu, Aqil Abdan Syakuran menyambut amanah tersebut dengan penuh refleksi. Ia menegaskan bahwa jabatan yang diembannya bukan sekadar posisi, melainkan bentuk pengabdian di akhir masa studinya.

Baca Juga: Kadistaru, Fuad Azis, Kembali Pimpin Barisan Militan Perumnas

"Langkah awal yang akan saya lakukan adalah tajdidunniah, memperbaiki niat untuk betul betul tulus mengabdi," tegasnya.

Sebagai program prioritas, Aqil mengusung gerakan digitalisasi mahasiswa. Ia menilai langkah tersebut penting untuk memperkuat dampak perjuangan mahasiswa di era digital.

Menurutnya, kolaborasi dengan berbagai media, baik internal maupun eksternal kampus, menjadi salah satu strategi utama untuk memperluas jangkauan gerakan mahasiswa.

"Gerakan mahasiswa harus memiliki dampak yang luas, salah satunya melalui digitalisasi dan kolaborasi media," tambahnya.

Menutup pernyataannya, Aqil mengajak seluruh mahasiswa UIN Alauddin Makassar untuk bersama sama membangun citra kampus yang menjunjung tinggi nilai nilai peradaban.

Ia menegaskan bahwa mahasiswa harus mampu berprestasi, baik akademik maupun non akademik, sekaligus menjadi agen solusi bagi berbagai persoalan.

"Jangan pernah meremehkan apalagi merendahkan yang berbeda jalan dengan kalian. Ambil peran masing masing untuk memperbaiki nama baik almamater," pungkasnya.

Ia juga menekankan bahwa mahasiswa UIN Alauddin Makassar harus mampu memberikan kontribusi nyata, tidak hanya untuk kampus, tetapi juga terhadap isu kebangsaan. ***