POJOKSULSEL, MAKASSAR - Ketua Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP), Prof. Sugiarto menjelaskan, upaya mewujudkan swasembada pangan nasional dinilai tidak bisa dilepaskan dari pembangunan infrastruktur pertanian yang terintegrasi.
Pandangan tersebut disampaikan guru besar PNUP Prof. Sugiarto, saat menjadi penanggap dalam kegiatan bertajuk “Peran Infrastruktur dalam Mewujudkan Swasembada Pangan melalui Program PU 608”.
Kegiatan yang digelar Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI (BJKW VI) Makassar tersebut berlangsung pada Kamis (18/12/2025) dan menjadi ruang diskusi strategis bagi para pemangku kepentingan sektor konstruksi dan pertanian.
Baca Juga: Penantian Dua Dekade Warga Masamba Berakhir, Jalan Baliase–Pombakka Diperbaiki
Dalam tanggapannya, Prof. Sugiarto menegaskan bahwa swasembada pangan bukan semata persoalan produksi, melainkan sangat ditentukan oleh kesiapan infrastruktur pendukung dari hulu hingga hilir.
Infrastruktur pertanian yang tidak terbangun secara menyeluruh akan menghambat efisiensi dan produktivitas sektor pangan.
"Swasembada pangan hanya dapat dicapai jika kawasan pertanian dibangun secara terpadu, menghubungkan seluruh rantai produksi dari sumber air hingga distribusi hasil panen," ujar Prof. Sugiarto.
Baca Juga: Mahasiswa Unhas Buka Ruang Aspirasi dengan Tiga Calon Rektor 2026–2030
Menurutnya, banyak kawasan pertanian yang memiliki potensi besar namun belum mampu berproduksi optimal akibat lemahnya infrastruktur dasar. Kondisi ini berdampak pada tingginya biaya produksi, kehilangan hasil panen, hingga ketimpangan distribusi pangan.
Ia juga menekankan pentingnya pendekatan perencanaan infrastruktur yang berbasis kawasan. Dengan pendekatan tersebut, pembangunan tidak berjalan parsial, melainkan saling terhubung dalam satu rantai produksi pangan yang efisien dan berkelanjutan.
Kegiatan ini turut menghadirkan Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR, Boby Ali Azhari, yang menyampaikan keynote speech secara daring.
Baca Juga: Pemprov Sulsel Siapkan Bus Gratis untuk Warga, Ini Rutenya Selama Libur Natal dan Tahun Baru
Dalam paparannya, Boby menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat infrastruktur pertanian sebagai bagian dari strategi nasional ketahanan pangan.
Menurutnya, keberhasilan program swasembada pangan membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dunia akademik, serta pelaku jasa konstruksi agar pembangunan infrastruktur berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.
***




