POJOKSULSEL, MAKASSAR - RS Premier Bintaro kembali menggelar program Media Tour 2025. Kali ini, edukasi kesehatan menyasar Kota Makassar dengan tema “Perkembangan Bedah Jantung Terkini” yang berlangsung di Hyatt Place Makassar, Sabtu (27/9/2025).

Narasumber utama, dr Sugisman, Sp.BTKV(K), Spesialis Bedah Thoracic, Cardiac and Vascular sekaligus Konsultan Bedah Jantung Dewasa RS Premier Bintaro, memaparkan inovasi dan teknik terbaru operasi jantung.

Media Tour di Makassar, diawali dengan pemaparan Marketing Manager RS Premier Bintaro, Chintami Handayani Passat. Ia memaparkan terkait company profile.

Baca Juga: Parepare Dorong Generasi Emas, DPPKB Gandeng UNM Bina Remaja

Chintami memperkenalkan layanan unggulan berupa pelayanan antar jemput pasien dari luar kota, yang ingin berobat di RS Premier Bintaro.

Selain itu, layanan unggulan lain RS Premier Bintaro adalah Heart Centre yang resmi beroperasi sejak 2025.

Sebagai salah satu pusat layanan kesehatan pilihan, rumah sakit ini menegaskan komitmennya menjadi fasilitas rujukan dengan menghadirkan tenaga medis berpengalaman dan perlengkapan modern.

Baca Juga: Vasaka Hotel Makassar Rayakan HUT ke-5 dengan Aksi Sosial dan Peduli Lingkungan

RS Premier Bintaro juga bertekad memperluas edukasi kesehatan secara berkesinambungan ke berbagai daerah di Indonesia.

Komitmen itu sekaligus menjadi upaya rumah sakit menerima pasien dari seluruh Tanah Air dengan beragam keluhan, termasuk penyakit jantung.

Sementara itu, dr Sugisman mengatakan jika penyakit jantung masih menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia, sehingga perlu penanganan dengan teknologi paling mutakhir.

Dalam sesi health talk, dr Sugisman menjabarkan berbagai prosedur operasi, mulai dari CABG/OPCAB (bypass koroner), MVR/AVR/DVR (penggantian/ perbaikan katup), Bentall procedure, Total arch replacement, MICS (bedah jantung minimal invasif), Maze procedure, hingga robotic cardiac surgery.

Baca Juga: Dua Alumni AKPOL 1991 Kembali Ditunjuk Jabat Kapolda di Sulawesi

Ia mengatakan, seiring dengan perkembangan teknologi, operasi jantung merupakan tindakan yang aman bagi pasien. Meskipun ia mengakui bahwa pasien pada umumnya merespon operasi jantung sebagai tindakan antara hidup dan mati.

"Kalau dari sisi mortalitas dan morbilitas memang selalu ada kejadian seperti itu, tapi angkanya cukup kecil," kata Sugisman.

Ia menjelaskan, perkembangan bedah jantung sangat pesat berdampak positif pada penyelamatan jiwa para penderita penyakit jantung. ***