POJOKSULSEL, MAKASSAR - Provinsi Sulawesi Seltan (Sulsel) menempati posisi keempat akses terbanyak ke Elektronik Literasi Pustaka Keagamaan Islam (ELIPSKI) periode Januari–Agustus 2025.
Data Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Kementerian Agama mencatat, Jawa Timur memimpin akses terbanyak ELIPSKI dengan 11.827 akses, disusul Jawa Barat 11.019, Jawa Tengah 8.592, Sulawesi Selatan 4.205, dan Banten 3.743.
ELIPSKI adalah platform digital yang memudahkan masyarakat mengakses literatur keagamaan Islam, mulai dari naskah khutbah, buku elektronik, kumpulan doa, hingga panduan untuk muallaf. Semua konten bisa diunduh gratis dan dikelola resmi Kementerian Agama.
Baca Juga: Bupati Maros Tegaskan Pengusaha Tambang Wajib Patuhi Aturan Angkutan Material
Kepala Bidang Urais Kanwil Kemenag Sulsel, Abdul Gaffar, menilai capaian ini bukti keseriusan pemerintah dan masyarakat dalam memajukan literasi digital.
"Digitalisasi literasi Islam adalah program prioritas Kemenag. Kita ingin minat baca masyarakat, termasuk di masjid, terus tumbuh," ujar Abdul Gaffar.
Selain layanan digital, Sulsel juga mendapat dukungan 1.000 eksemplar buku untuk 165 Perpustakaan Masjid dari Perpustakaan Nasional tahun ini.
Baca Juga: Dapur MBG Perdana di Pulau Sangkarrang Siap Layani Pelajar, Simak Penagasan Munafri Arifuddin
Kombinasi buku fisik dan akses digital diharapkan memperkuat tradisi membaca di komunitas keagamaan.
Menurut Abdul Gaffar, keberhasilan Sulsel menembus lima besar akses ELIPSKI menjadi momentum penting menumbuhkan generasi literat, religius, dan melek teknologi.
"Prestasi ini harus jadi semangat menghidupkan budaya membaca, baik melalui buku cetak maupun digital," tandasnya. ***




