POJOKSULSEL, MAKASSAR – Dari perkampungan kecil di pinggir Sungai Walennae, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, lahir sosok inspiratif yang kini mengabdi sebagai Guru Besar dalam bidang Teologi Wasatiyyah pada Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar. Dia adalah Prof. Dr. H. Andi Aderus, Lc., M.A.,

Prof Andi Aderus adalah guru besar UIN Alauddin Makassar, yang merupakan akademisi, organisatoris, sekaligus ulama yang meniti jejak panjang pendidikan dari pelosok hingga kancah internasional.

Lahir 5 Maret 1970 sebagai anak bungsu dari sepuluh bersaudara, Prof Andi Aderus akan dikukuhkan sebagai Guru Besar UIN Alauddin Makassar, Rabu besok (9/7/2025) di Gedung Auditorium Kampus II, Romang Polong Kabupaten Gowa.

Baca Juga: ‘Panglima Timur’ Resmi Jabat Kapolres Barru, Selamat AKBP Ananda Fauzi Harahap!

Andi Aderus memulai pendidikan dasar di SD Bunga Kana, Kelumpang Utara, Kalimantan Selatan, lalu berpindah-pindah hingga menamatkan SD di Pattojo, Soppeng.

Pendidikan menengah ia lalui di Madrasah Tsanawiyyah dan Aliyah DDI Pattojo, tempat yang kemudian menjadi awal kiprahnya di dunia pesantren.

Tak lama kuliah di STAI DDI Parepare, Andi Aderus lolos seleksi beasiswa ke Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.

Ia meraih gelar Licence (Lc.) pada 1995, dilanjutkan gelar Magister (M.A.) bidang Filsafat Islamiyyah dari Universitas Kairo tahun 2002, dan menyelesaikan program doktoral di UIN Alauddin Makassar tahun 2010.

Baca Juga: Kapolda Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Polda Sulsel Termasuk 5 Kapolres, Ini Nama-namanya

Karier akademiknya dimulai pada 2003 di IAIN Alauddin (UIN Alauddin) sebagai dosen di Fakultas Tarbiyah.

Ia kemudian berpindah ke Fakultas Dakwah dan Komunikasi, menjadi dosen tamu di Brunei Darussalam, dan kini aktif mengajar di Fakultas Ushuluddin, Filsafat dan Politik UIN Alauddin Makassar.

Ia pernah menjabat sebagai Wakil Direktur Program Pascasarjana UIN Alauddin Makassar sejak tahun 2019 hingga 2023.

Sejak 2023, ia menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang AUPK.

Baca Juga: UIM Al Gazali Tambah Guru Besar, Prof Ahmad Hanafie Persembahkan Kado Milad Kampus ke-59

Selain akademisi, Prof Aderus dikenal aktif di berbagai organisasi keagamaan. Ia kini menjabat sebagai Ketua PW DDI Sulsel, Ketua ICATT, Wakil Rais Syuriah PWNU Sulsel, serta Sekretaris MUI Sulsel.

Ia juga memimpin Pondok Pesantren DDI Pattojo, lembaga yang menjadi bagian dari sejarah panjang hidupnya.

Kiprah Prof Andi Aderus tak hanya mencerminkan kecerdasan intelektual, tetapi juga dedikasi tinggi dalam mencetak generasi Islam moderat dan cinta damai.

Dengan latar belakang pesantren, pendidikan Timur Tengah, dan pengalaman lintas organisasi, ia menjelma menjadi sosok ulama-intelektual yang kokoh, sejuk, dan inklusif.

 ***