POJOKSULSEL, MAKKAH – Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Seorang jemaah haji asal Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, wafat sesaat setelah tiba di Makkah, Kamis (29/5/2025). Almarhumah Marhawang Abbas Mappa (65) tergabung dalam Kloter 37 Embarkasi Makassar.
Ketua Kloter 37 Embarkasi Makassar, Nasriadi Abidin, menjelaskan bahwa rombongan jemaah haji tiba di Bandara Jeddah sekitar pukul 03.30 Waktu Arab Saudi (WAS), kemudian melanjutkan perjalanan darat ke Makkah dan tiba di hotel sekitar pukul 07.00 pagi WAS.
"Mungkin karena jemaah haji kelelahan, karena semalam menurut informasi ketua rombongan (yang) saya tanya, beliau kurang istirahat, tiba-tiba setelah tiba di hotel ndak enak perasaan," ujar Nasriadi Abidin kepada Pojoksulsel.
Baca Juga: MAN IC Gowa Cetak Sejarah Lagi, Siswanya Tembus Al Azhar Mesir dan UNHAN
Adi, sapaan akrab ketua kloter 37 menambahkan, saat almarhumah Marhawang Abbas Mappa mulai menunjukkan gejala penurunan kondisi, dirinya belum tiba di hotel karena berada di bus terakhir bersama dokter kloter.
“Saat itu saya mendapat telepon dari perawat yang sudah lebih dulu tiba. Kami para petugas memang berbagi tugas mengawal jemaah,” katanya.
Tak lama setelah Adi tiba, almarhumah Marhawang Abbas Mappa langsung mendapat penanganan dan dibawa ke rumah sakit. Namun, upaya medis tidak berhasil menyelamatkannya. Marhawang dinyatakan wafat pukul 07.30 WAS.
Baca Juga: Laptop Baru Dell menggantikan GPU dengan NPU Diskrit
Saat ini, proses pemulasaraan jenazah sedang dilakukan oleh tim Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dan petugas kesehatan. Pemakaman direncanakan akan dilakukan sesuai tata cara yang berlaku di Makkah.
Diketahui, Kloter 37 Embarkasi Makassar yang berjumlah 392 jemaah bertolak dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar ke Jeddah, Arab Saudi pada Rabu (28/5/2025).
Jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 37 berasal dari Kabupaten Wajo, Toraja Utara, dan Kota Makassar.
Baca Juga: Nama-Nama 48 Siswa MAN IC Gowa Lolos SNBT 2025, Tembus ITB, ITS Hingga Kedokteran Unhas
Adapun rinciannya yaitu 359 jemaah asal Wajo, 19 dari Toraja Utara, 7 dari Kota Makassar, ditambah 4 petugas kloter dan 3 Petugas Haji Daerah. Satu jemaah asal Wajo batal berangkat karena sakit.
***




