POJOKSULSEL, MAKASSAR - Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas) mencatatkan diri sebagai fakultas dengan jumlah guru besar terbanyak di lingkungan Unhas saat ini. Totalnya mencapai 61 orang.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof drg Muhammad Ruslin, saat menghadiri pengukuhan empat guru besar Fakultas Teknik, Selasa (17/5/2025).

“Ini menjadikan Fakultas Teknik sebagai salah satu yang paling besar jumlah guru besarnya, yaitu 61 orang,” ujar Prof Ruslin saat menyampaikan sambutan di kanal YouTube Senat Akademik Unhas.

Sementara itu, Ketua Dewan Profesor Unhas, Prof Dr Andi Pangerang Moenta, mengungkapkan bahwa secara keseluruhan, jumlah guru besar di Unhas saat ini mencapai 468 orang.

Baca Juga: Stok Hewan Kurban di Maros Cukup, tapi Harga Melejit Jelang Idul Adha 2025

“Kalau dilihat dari persentase jumlah dosen, maka Unhas memiliki guru besar terbanyak di Indonesia,” katanya.

Dari total tersebut, sebanyak 355 guru besar telah menjalani prosesi pengukuhan. Sisanya, 113 orang, belum dikukuhkan.

Prof Andi Pangerang menjelaskan, dari 113 guru besar yang belum dikukuhkan, ada dua kategori: yang wajib dikukuhkan dan yang tidak wajib, sesuai ketentuan yang ditetapkan oleh Senat Akademik pada 2018.

“Ada aturan sejak 2018 yang mewajibkan pengukuhan bagi guru besar,” tegasnya.

Baca Juga: Pemprov Sulsel Siap Sekolahkan Dokter Spesialis dengan Beasiswa, Fokus KJSU-KIA

Diketahui, empat dosen dari Fakultas Teknik resmi dikukuhkan dalam Rapat Paripurna Senat Akademik Terbatas yang digelar Selasa (27/5/2025), di Ruang Senat, Gedung Rektorat Unhas, Tamalanrea.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof drg Muhammad Ruslin, perwakilan Majelis Wali Amanat, anggota Senat Akademik, Dewan Profesor, serta keluarga dan tamu undangan.

Empat guru besar yang dikukuhkan adalah:

Prof Ir Achmad Bakri Muhiddin, M.Sc., Ph.D. – Ilmu Material Geoteknik (anggota ke-578)

Prof Dr Ir Ar Hj Idawarni Asmal, M.T., IAI – Ilmu Perumahan dan Permukiman (anggota ke-579)

Prof Dr Ir Ar Nurul Jamala Bangsawan, M.T., IAI – Ilmu Sains dan Teknologi Bangunan (anggota ke-580)

Prof Dr Ir Mimi Arifin, M.Si. – Ilmu Perencanaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (anggota ke-581)

***