POJOKSULSEL, MAKASSAR - Kepala Madrasah (Kamad) MIN 2 Kota Makassar, Nelvy, angkat bicara setelah satuan pendidikan yang dipimpinya ditunjuk sebagai percontohan Kurikulum Berbasis Cinta.
Nelvy mengatakan, penunjukan MIN 2 sebagai pelopor Kurikulum Berbasis Cinta adalah sebuah kehormatan sekaligus tantangan.
Menurut Nelvy, Kurikulum Berbasis Cinta bukan hanya metode pengajaran, tapi gerakan budaya yang menempatkan kemanusiaan sebagai inti pendidikan.
Baca Juga: Operasi Pekat Lipu 2025, Polda Sulsel Ungkap 665 Kasus, 118 Pelaku Premanisme Diamankan
"Menunjukkan bahwa madrasah mampu menjadi garda depan dalam melahirkan generasi cerdas, berkarakter, dan penuh kasih sayang," katanya dilansir laman Pendis Kemenag
Diketahui, MIN 2 Makassar resmi ditetapkan sebagai satu dari 12 satuan pendidikan percontohan pelaksana Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) oleh Direktorat KSKK Madrasah Kemenag RI.
Penunjukan MIN 2 Kota Makassar beserta 11 satuan pendidikan piloting Kurikulum Berbasis Cinta, tertuang dalam Surat Tugas Nomor 79/Dt.I.I/04/2025 yang diteken langsung Direktur KSKK Madrasah, Nyayu Khodijah, pada 25 April 2025.
Baca Juga: Selamat! Giliran 4 Srikandi Teknik Unhas Dikukuhkan Sebagai Guru Besar
Kurikulum Berbasis Cinta bukan sekadar soal pelajaran. Lebih dari itu, KBC hadir sebagai gerakan pendidikan yang menanamkan nilai kasih sayang, empati, dan kemanusiaan ke dalam proses belajar.
“Madrasah harus menjadi ruang tumbuh yang menyenangkan dan penuh nilai,” tegas Nyayu dilansir laman Pendis Kemenag.
Program ini menjadi langkah konkret Kemenag untuk mencetak generasi unggul, tangguh di level global, tapi tetap membumi dalam spiritualitas dan nilai-nilai kemanusiaan.
Baca Juga: Wakil Wali Kota Parepare Hermanto Lepas 127 Jamaah Haji, Begini Pesannya
Total ada 12 madrasah dari berbagai jenjang yang masuk daftar piloting KBC, yaitu :
RA Istiqlal Jakarta – DKI Jakarta
RA Bunayya – DI Yogyakarta
RA Alfatih Palembang – Sumatera Selatan
MIN 2 Kota Tangerang Selatan – Banten
MIN 2 Kota Makassar - Sulawesi Selatan
MIN 3 Jembrana – Bali
MTsN 3 Malang – Jawa Timur
MTsN 3 Kota Jambi – Jambi
MTsN 1 Kota Semarang – Jawa Tengah
Baca Juga: Duka dari Madinah, Sekretaris Dinsos Maros, Rachmat Selamet Tutup Usia Saat Menunaikan Haji
MAN IC Ogan Komering Ilir – Sumatera Selatan
MAN 2 Kota Bandung – Jawa Barat
MAS KMI Diniyah Putri Padang Panjang – Sumatera Barat
Baca Juga: Pemprov Sulsel Serius Digitalisasi, Jufri Rahman Dorong Optimalisasi Opsen Pajak
MIN 2 Makassar menjadi wakil dari Sulsel yang dipercaya mengawal kurikulum ini dari tahap awal.
Tugasnya tak main-main, yaitu menyusun rencana pembelajaran berbasis cinta, menyiapkan asesmen yang manusiawi, hingga mendokumentasikan praktik baik selama program berjalan.
Selain itu, setiap madrasah juga diwajibkan melaporkan hasil pelaksanaan program kepada Direktorat KSKK Madrasah melalui Kementerian Agama Kabupaten/Kota dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi masing-masing.
***




