POJOKSULSEL, MAKASSAR - Pemkot Makassar menunjukkan komitmen kuat dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menegaskan kesiapan Pemkot Makassar dalam implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat rapat koordinasi virtual dengan Pemprov Sulsel, Rabu (16/4/2025).

Baca Juga: Sitti Sutinah Suhardi Tegaskan Visi-Misi Bupati dan Wakil Bupati Jadi Acuan Utama

Aliyah Mustika Ilham melaporkan kesiapan Pemkot Makassar untuk menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi.

Program ini merupakan salah satu program unggulan pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto.

Ia menjelaskan, Pemkot Makassar telah memulai pembangunan tujuh titik lokasi dapur MBG sebagai bagian dari total 80 titik kuota yang ditetapkan.

Baca Juga: Senat Akademik Unhas Bahas Usulan Kenaikan Jabatan Akademik 86 Dosen, Ini Rincian Lengkapnya

Pembangunan dapur MBG ini tersebar di beberapa kecamatan dan bertujuan mendukung program strategis nasional untuk meningkatkan gizi anak sekolah.

"Di Makassar sudah ada tujuh titik lokasi dapur MBG yang sedang dalam proses pembangunan. Ini merupakan bagian dari total 80 titik kuota yang ditetapkan untuk Kota Makassar dan akan tersebar di beberapa kecamatan nantinya," kata Aliyah Mustika dalam rilis Humas Pemkot Makassar.

Aliyah Mustika Ilham, menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mengawal program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca Juga: Teknik Berjaya di Pilmapres Unhas 2025, Inilah Daftar Pemenang dari Pratama Hingga Paripurna

Ia meminta masyarakat untuk memantau dan melaporkan jika ada oknum tidak bertanggung jawab yang mencoba mengambil keuntungan pribadi.

"Program ini adalah hak masyarakat. Jangan biarkan ada yang mencoba memanipulasi prosesnya," tegas Aliyah.

Aliyah Mustika Ilham, menambahkan bahwa seluruh proses pembangunan dapur MBG telah mengikuti pedoman dari pemerintah pusat.

Baca Juga: Polairud Polda Sulsel Gerebek Sarang Bom Ikan di Kepulauan Selayar, Satu Orang Diamankan
Langkah-langkah yang telah diambil antara lain registrasi ke Badan Gizi Nasional, kesiapan lahan, dan kepatuhan pada standar minimum investasi.

Pemkot Makassar juga memperhatikan lokasi dapur MBG agar berada maksimal 30 menit dari titik distribusi. Hal ini bertujuan untuk menjamin ketepatan dan efisiensi layanan kepada masyarakat.

Dengan demikian, program MBG dapat berjalan lancar dan efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

***