POJOKSULSEL, MAKASSAR - Bupati Gowa Husniah Talenrang mempunyai cara tersendiri mendekatkan Pemkab Gowa kepada masyarakat.

Cara yang dilakukan Husniah Talenrang untuk mendekatkan Pemkab Gowa kepada masyarakat, yaitu lewat pendampingan kemiskinan ekstrem.

Husniah Talenrang menegaskan, pejabat eselon II dan III Pemkab Gowa, wajib turun langsung ke masyarakat untuk menyelesaikan masalah miskin ekstrem.

Baca Juga: Nama-nama 13 Perwira Masuk Bertugas di Polda Sulsel pada Mutasi Polri Bulan Maret

"Semua Kepala dinas, pejabat eselon II dan III mereka saya wajibkan turun langsung ke lapangan menjadi pendamping menyelesaikan masalah miskin ekstrem," kata Husniah Talenrang di Kantor Gubernur Sulsel, Senin (17/3/2025).

Ia mengatakan, program pendampingan masalah kemiskinan ekstrem, bertujuan supaya mereka dekat dengan masyarakat.

"Agar kepala dinas atau pejabat ini merasakan yang namanya dekat dengan masyarakat," katanya.

Baca Juga: Gubernur Sulsel Minta Kepala Daerah Siap Siaga saat Cuaca Ekstrem, Andi Sudirman: Tidak Kepanikan

Selain itu, masyarakat juga tahu para pejabat di lingkungan Pemkab Gowa lewat program pendampingan tersebut.

"Saya ingin mendekatkan Pemerintah Kabupaten Gowa dengan masyarakat," katanya.

Ia mengatakan, program pengentasan kemiskinan ekstrem berjalan dengan lancar.

Baca Juga: Bupati Luwu Utara Jelaskan Skema Mitigasi Bencana Hadapi Puncak Musim Hujan Maret dan April

Pada program tersebut, Bupati Gowa mengharapkan ada penurunan kemiskinan ekstrem secara signifikan.

"Bahkan insyaallah target kita 0," katanya.

Dia mengatakan bahwa tidak ada anggaran khusus yang dialokasikan untuk program pengentasan kemiskinan ekstrem.

Tetapi seluruh ASN Pemkab Gowa secara ikhlas mengeluarkan zakat profesi 2,5 persen, yang diperuntukkan pada program tersebut.

"Ini keikhlasan masing-masing. Alhamdulillah mereka siap, mereka bersedia," katanya.

***