POJOKSULSEL, MAKASSAR - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman ditetapkan sebagai Koordinator Presidium Himpuni periode 2025-2028.

Andi Amran Sulaiman terpilih secara akkamasi pada sidang umum majelis umum Perhimpunan Ikatan Alumni Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (Himpuni) yang dilaksanakan di Kota Makassar.

Ada 41 organisasi alumni perguruan tinggi negeri bersepakat memilih Andi Amran Sulaiman sebagai Koordinator Presidium Himpuni periode 2025-2028.

Pada amanah baru tersebut, Andi Amran Sulaiman yang merupakan Ketua Umum IKA Unhas didampigi oleh Didit Hidayat A Ratam sebagai Sekjen Himpuni.

Baca Juga: Sambut Pemimpin Baru Kota Parepare, Direktur RSUD Andi Makkasau Ingin Sektor Kesehatan Makin Kuat

Didit Hidayat A Ratam adalah Ketua Umum ILUNI Universitas Indonesia.

Kemudian, dibantu tujuh anggota Presidium Himpuni, mulai dari senator, gubernur, jenderal Polri, rektor, hingga mantan menteri.

Nama-nama anggota Presidium Himpuni periode 2025-2028:

Abdul Kholik dari IKA Unsoed. Ia saat ini menjabat sebagai aggota DPD RI.

Baca Juga: Tasming Hamid Tentang Retret di Magelang: Belajar Jadi Pemimpin Tangguh, Namun...

Enggartiasto Lukita dari IKA UPI. ia merupakan mantan Menteri Perdagangan RI.

Khofifah Indar Parawansa dari IKA Unair. Ia merupakan Gubernur Jawa Timur.

Mohammad Fatah dari IKA UNIBRAW. Ia adalah Sekjen Kementrian PU.

Irjen Pol Prof Dr Rudi Heryanto dari IKA UNILA. Ia adalah Sekjen KKP.

Wan Muhammad Hasyim adalah IKA UNRI.

Prof Andi Bahrun dari IKA UNHALU. Ia adalah Rektor Universitas Sulawesi Tenggara.

Andi Amran Sulaiman menegaskan akan berkolaborasi untuk membuat lompatan eksponensial ke depan.

Baca Juga: Kiai Multazam Beri Tanggapan Begini Saat Diminta Maju pada Konferwil PWNU Sulbar

Dalam kesempatan tersebut, Mentan Amran menegaskan pentingnya sinergi alumni perguruan tinggi negeri seluruh Indonesia dari berbagai bidang. Jika 10 juta alumni digerakkan, maka bersama kita dapat mewujudkan Indonesia Emas.

Mentan Amran menjelaskan empat program utama Presiden Prabowo Subianto yang perlu menjadi perhatian utama, mulai dari swasembada pangan, program makan bergizi gratis, biofuel, dan hilirisasi.

Ia yakin dengan dukungan dari berbagai pihak termasuk HIMPUNI dapat mendorong pencapaian mimpi besar tersebut.

***