POJOKSULSEL.com, MAKASSAR - Banjir Makassar hari ini meluas 4 kecamatan di Kota Daeng, Rabu 12 Februari 2025 hari ini.

Dari 4 kecamatan yang tergenang akibat banjir Makassar, ada 2 kecamatan yang mengalami banjir yang parah.

Yakni Kecamatan Biringkanaya dan Kecamatan Manggala Makassar.

Baca Juga: Cuaca Makassar, Gowa, dan Maros Hari Ini Hujan Seharian, Enaknya Ngapain? Ini 10 Ide Anti Bosan di Rumah!

Data terbaru BPBD Makassar per Tanggal 12 Februari 2025 hari ini, ada 1.255 warga yang terpaksa mengungsi akibat banjir.

Mereka ditampung 19 titik pengungsian yang tersebar di 4 kecamatan di Kota Makassar.

Kecamatan Manggala terbanyak warganya yang harus mengungsi.

Jumlahnya mencapai 167 kepala keluarga (KK) yang terdiri dari 682 warga.

Baca Juga: Cek Kesehatan Gratis Sudah Bisa Dilakukan pada 14 Puskesmas di Kabupaten Maros

Mereka menempati 12 titik pengungsian di Kecamatan Manggala.

Seperti Masjid Jabal Nur di Jalan Biola Raya, Masjid Makkah Almukarramah Jalan Suling, Masjid Yudha Al Fatih Jalan Kecaping Raya.

Kemudian Posyandu Anyelir Jalan Manggala Dalam, Masjid Al Anwar Perum Blok X, Masjid Ubay Bin Ka'ab Jalan Inspeksi PAM Nipa-nipa.

Pengungsi banjir di Kecamatan Manggala juga menempati Masjid Al Mutohhirin Komp Bambu-bambu, Masjid Nurul Jihad Jalan Jerompet XIV Blok 10, Masjid Ar Raid Kompleks Pemda Antang, dan yang terakhir Masjid Masjid Al Muhajirin Jalan Biola Raya.

Baca Juga: Update Terkini Banjir Makassar: Jumlah Pengungsi Capai 1.255 Jiwa, 4 Kecamatan Tergenang

Yang kedua di Kecamatan Biringkanaya, jumlah pengungsi sebanyak 298 jiwa, terdiri dari 86 kepala keluarga (KK).

Titik pengungsian tersebar di Masjid Grand Rahmani, Masjid Laylatur Qadar, dan Masjid Babul Khaer, Kelurahan Kantimbang.

Banjir terparah kali ini terjadi di Kecamatan Manggala Makassar.

Menurut data Kepala BPBD Makassar Hendra Hakamuddin, sejumlah wilayah di Kecamatan Manggala masih tergenang banjir setinggi 170 cm.

Seperti di Jalan Kecaping Raya, Perumnas Antang Blok 8.

Baca Juga: Modus Penipuan Catut Nama Direktur RSUD Andi Makkasau Parepare, Renny Anggraeni Sari

Begitu juga dengan titik banjir di Jalan Biola Raya Blok 10, Jalan Ujung Bori Blok 8, Perum Swadaya Mas, dan Toa Daeng.

Lalu di Kecamatan Biringkanaya, tepatnya di Kelurahan Katimbang.

Di lokasi ini tergenang banjir dengan ketinggian 60 cm hingga 100 cm.

Dua kecamatan ini memang kerap menjadi langganan banjir di Makassar saat cuaca ekstrem tiba dalam beberapa tahun terakhir.

Pemkot Makassar pun telah berupaya menanggulangi banjir, namun curah hujan yang tinggi terus-menerus menyebabkan banjir kembali terjadi.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang.

Kapolsek Manggala Kompol Semuel To'Longan turun langsung mengevakuasi korban banjir di Manggala Makassar, Selasa 11 Februari 2025 malam.

Aparat kepolisian dibantu TNI dan petugas BPBD Makassar mengevakuasi warga di Blok 8 Manggala.

Baca Juga: Kodisi Banjir Makassar Hari Ini: 2 Kecamatan Terdampak, 888 Warga Mengungsi, Awas Banjir Rob Mengintai!

Semuel To'Longan mengimbau warga untuk meninggalkan rumah mereka, menuju ke titik pengungsian, dikarenakan makin tingginya genangan air akibat curah hujan yang terus terjadi.

Sementara itu, peringatan dini cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang di Provinsi Sulsel kembali dilansir BMKG Makassar, mulai Tanggal 12 - 14 Februari 2025.

BMKG juga mengingatkan dampak dari cuaca ekstrem tersebut. Sebanyak 7 wilayah di Sulsel berpotensi mengalami musibah banjir.

***