POJOKSULSEL, MAKASSAR - Kesiapan Asrama Haji Makassar untuk memberangkatkan 5 kloter jemaah calon haji per hari ditanya oleh Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang.
Marwan Dasopang tanya kesiapan memberangkatkan 5 kloter jemaah calon haji per hari untuk Asrama Haji Makassar, jika Indonesia dapat kuota haji tambahan pada musim haji tahun ini.
"Kalau ada tambahan 30 ribu jemaah, Asrama Haji Makassar sanggup nda 5 kloter per hari ? Berani nda terima? tanya Marwan Dasopang dalam keterangan tertulis Kemenag Sulsel.
Baca Juga: Apa Itu KNALPOT BRONG? Jadi Target Polisi Makassar di Operasi Keselamatan Pallawa 2025
Marwan Dasopang mengatakan, jika Asrama Haji Makassar masuk grade A di Indonesia.
Marwan Dasopang lalu melakukan perbandingan dengan Asrama Haji Surabaya.
Ia mengatakan Asrama Haji Makassar lebih baik dari Surabaya.
Baca Juga: Panduan Memilih PROGRAM STUDI dan PORTOFOLIO di Jalur Pendaftaran SNBP 2025
"Surabaya saya kunjungi mereka tidak sanggup lebih dari 4 kloter,” kata Marwan Dasopang saat Sosialisasi Penyelenggaraan Ibadah Haji di Aula Kanwil Kemenag Sulsel, Jumat (7/2/2025).
Ia mengatakan, ada kemungkinan kuota haji Indonesia bertambah hingga 30 ribu pada mus haji tahun ini.
Hal itu bisa terkait apabila dalam pelaksanaan haji musim tahun ini berhasil menggeser 50 ribu jemaah dari mina ke hotel melalui tanazul.
Menurutnya, murur dan tanazul merupakan hal paling menatang bagi Indonesi. Meskipun tahun lalu pelaksanaan murur berhasil.
“Tanazul ini yang menjadi prioritas. 50 ribu jemaah akan kita pindahkan dari Mina ke hotel," kata dia.
Namun murur dan tanazul ini bukan tanpa kendala, lanjut Marwan, karena menurutnya terjadi perbedaan pendapat para ulama, apakah murur tanpa mabid itu kena Dam (denda) atau tidak.
Dirinya juga mempertanyakan jika kena dam maka pihak mana yang akan membayarnya
Karena irut, dirinya akan membicarakan hal itu dengan Kerjaan Arab Saudi terkait 50 ribu jemaah tanazul Indonesia.
“Kalau keputusannya sudah pasti, nanti juga akan ketahuan Sulsel dapat berapa,” tuturnya.
***




