POJOKSULSEL.com, MAROS - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Maros menggelar Konferensi Kabupaten 2025.
Salah satu agenda utama dalam konferensi ini adalah pemilihan pengurus baru PGRI Kabupaten Maros untuk masa bakti 2024-2029.
Kegiatan Konferensi PGRI Kabupaten Maros ini di hadiri Bupati Maros Chaidir Syam, wakil ketua 2 PGRI Provinsi Sulawesi Selatan Muhlis Madani, Kapolres Maros, AKBP Douglas Mahendrajaya
Hadir pula Kepala Dinas Pendidikan yang juga ketua PGRI Kabupaten Maros Andi Patiroi, yang di gelar di Hall Waterboom Grand town Mandai, Maros, Selasa (4/2/2025).
Bupati Maros, Chaidir Syam mengapresiasi atas terselenggaranya konferensi ini. Ia berharap konferensi ini dapat menghasilkan rumusan-rumusan penting yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Maros.
Baca Juga: 2 Hari Lagi Ditutup, Sebanyak 9.348 Jemaah Haji Khusus Belum Melunasi Biaya Haji
“Saya berharap konferensi ini dapat menjadi momentum bagi kita semua untuk bersatu padu dalam memajukan pendidikan di Kabupaten Maros,” ujar nya.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam membahas berbagai isu strategis terkait dunia pendidikan, kebijakan pemerintah, serta perkembangan profesi guru di wilayah Kabupaten Maros.
Ketua PGRI Kabupaten Maros, Andi Patiroi, menyampaikan harapannya agar konferensi ini dapat menghasilkan keputusan strategis yang tidak hanya mengakomodasi kebutuhan para guru, tetapi juga berkontribusi terhadap kemajuan pendidikan di Maros.
Baca Juga: Innalillahi! Sitti Ditemukan Meninggal setelah 5 Hari Pencarian di Kebun Kabupaten Polewali Mandar
"Konferensi ini diharapkan mampu menghasilkan keputusan-keputusan yang strategis, yang tidak hanya mengakomodasi kebutuhan anggota PGRI tetapi juga berdampak positif bagi kemajuan pendidikan di daerah kita," ujar Andi Patiroi.
Ia juga mengimbau seluruh anggota PGRI Kabupaten Maros untuk berpartisipasi aktif dalam konferensi ini agar aspirasi dan gagasan mereka dapat tersampaikan dengan baik.
Dengan adanya konferensi ini, diharapkan PGRI Kabupaten Maros dapat semakin solid dalam memperjuangkan hak-hak guru serta terus berkontribusi dalam meningkatkan mutu pendidikan. ***



