POJOKSULSEL, MAKASSAR - Eny Sutria adalah Ketua Prodi Profesi Ners UIN Alauddin Makassar yang baru.

Eny Sutria didampingi oleh Musdalifah sebagai sekretaris Prodi Profesi Ners UIN Alauddin Makassar.

Eny Sutria dan Musdalifah merupakan pimpinan pengganti antar waktu (PAW) Prodi Profesi Ners UIN Alauddin Makassar periode 2025-2027.

Baca Juga: Indira Yusuf Ismail Temani Danny Pomanto Rayakan Ulang Tahun Ke-61 dengan Sederhana

Eny Sutria sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Prodi Profesi Ners (2023-2025).

Sementara Ketua Prodi Ners 2023-2025 adalah Hasnah.

Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Alauddin Makassar, Dewi Setiawati mengingatkan kepada pejabat yang baru dilantik untuk menjalani amanah dengan sebaik-baiknya.

Baca Juga: Kunjungan Prof. Yusril Ihza Mahendra ke Rammang-Rammang, Daya Tarik Wisata Maros Semakin Mendunia

“Saya mengucapkan selamat kepada Ibu Eny Sutria dan Ibu Musdalifah atas amanah yang dipercayakan kepada mereka," kata Dewi Setiawati dilansir laman UIN Alauddin.

Ia mengatakan, hal penting yang harus dilakukan pimpinan profesi Ners adalah memastikan prodi yang dipimpin mengalami kemajuan.

Menurut Dewi Setiawati, pelantikan itu bukan sekadar rotasi jabatan, tetapi juga mencerminkan komitmen FKIK UIN Alauddin Makassar dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan di bidang kesehatan.

Baca Juga: Aklamasi, Harpen Reza Ali Ketua Umum Sonic Speed Indonesia Periode 2025 - 2028

Dalam suasana yang penuh semangat, Dekan FKIK menegaskan pentingnya kolaborasi dan kerja sama di antara seluruh elemen fakultas untuk menghadapi tantangan di dunia pendidikan kesehatan, termasuk dalam menghasilkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing.

Dewi Setiawati menekankan bahwa pendidikan di bidang kesehatan, khususnya profesi keperawatan, memerlukan perhatian khusus terhadap kualitas kurikulum, metode pembelajaran, dan penguatan kapasitas mahasiswa.

"Hal ini membutuhkan sinergi yang baik antara Ketua dan Sekretaris Prodi bersama dengan seluruh dosen dan staf,” lanjutnya.

Baik Eny Sutria maupun Musdalifah mengungkapkan rasa syukur dan tekad mereka untuk memberikan yang terbaik bagi Prodi Profesi Ners.

Dalam pernyataan singkatnya, Eny Sutria menyebutkan bahwa fokus utama kepemimpinannya adalah memperkuat mutu akademik dan praktik profesi, serta meningkatkan akreditasi prodi.

Baca Juga: Pemkab Maros Alokasikan Anggaran Rp. 2.5 Miliar Dana APBD 2025 Makan Gratis Siswa

“Kami siap untuk membawa Prodi Profesi Ners ke arah yang lebih baik, dengan tetap berlandaskan pada visi-misi FKIK dan UIN Alauddin Makassar,” ungkap Eny.

Sementara itu, Musdalifah menekankan pentingnya efisiensi dan inovasi dalam tata kelola prodi.

“Kami akan memastikan pelayanan akademik berjalan lebih optimal dan terus berinovasi untuk menjawab kebutuhan mahasiswa dan stakeholders di bidang keperawatan,” tambahnya.

***