POJOKSULSEL, JAKARTA - Fadjry Djufry langsung menggelar pertemuan dengan Sekda Sulawesi Selatan Jufri Rahmam beserta seluruh Kepala OPD Pemprov Sulsel usai dilantik sebagai Penjabat Gubernur Sulsel.

Penjabat Gubernur Sulsel Fadjry Djufry memberikan satu penekanan penting kepada Kepala OPD Pemprov Sulsel, di Kantor Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Kementan RI, Selasa (7/1/2025)


Fadjry Djufry menegaskan tidak akan melakukan mutasi pejabat selama bertugas sebagai Penjabat Gubernur Sulsel.

"Saat ini saya hanya menyampaikan hal bahwa saya sebagai penjabat gubernur tidak akan melakukan mutasi jabatan," kata Fadjry Djufry.

Baca Juga: Maros dan Gowa Sangat Tinggi, Ini Rincian Tingkat Kegemaran Membaca 24 Daerah di Sulsel

Sementara itu, Sekda Sulsel Jufri Rahman memperkenalkan para kepala OPD Pemprov Sulsel kepada Fadjry Djufry.

"Izinkan Pak Gub, kami memperkenalkan seluruh kepala OPD dan para penjabat bupati yang juga hadir," ujar Jufri Rahman.

Profil Prof Fadjry Djufry

Fadjry Djufry adalah putra daerah Sulawesi Selatan. Ia lahir di Kota Makassar, 14 Maret 1969.

Ia merupakan pejabat eselon I Kementerian Pertanian sebagai Kepala Badan Standarisasi Instrumen Pertanian (BSIP).

Baca Juga: Kenangan Tentang Almarhum Dr KH Usman Jasad, M.Pd

Fadjry Djufry diangkat dalam jabatan sebagai profesor riset ke 630 lingkup nasional dan ke 159 lingkup Kementerian Pertanian pada tahun 2022.

Sejumlah jabatan strategis di Kementan pernah diduduki Fadjry Djufry.

Fadjry Djufry pernah menjabat sebagai Kepala Puslitbangbun dari tahun 2015 hingga 2019.

Selain itu, alumnus Fakultas Pertanian Unhas itu telah mendapatkan penugasan di sejumlah daerah.

Seperti Kepala BPTP Sulawesi Selatan tahun 2012 hingga 2015. Kepala BPTP Papua dari tahun 2008 sampai tahun 2012.

Ia juga pernah ditugaskan sebagai Koordinator Program pada LPTP Sulawesi Barat pada tahun 2008.

Sebelumnya, sebagai Koordinator Program pada BPTP Kalimantan Selatan dari tahun 2005 hingga 2007.

Baca Juga: Kabar Duka! Dosen FDK UIN Alauddin Makassar Usman Jasad Meninggal Dunia

Doktor Agroklimatologi IPB itu pernah menjabat sebagai Sekretaris Proyek SADP dan Peneliti BPTP Sulawesi Tenggara pada tahun 1995 hingga 1997.

Selain itu, Fadjry Djufry 3 tahun bertugas di Jeneponto dan Bulukumba sebagai:

Kepala Program dan Kerjasama Sub Balai Penelitian Hortikultura Jeneponto Sulsel (1995-1996)

Kepala Rumah Tangga dan Perlengkapan Sub Balai Penelitian Hortikultura Jeneponto Sulsel (1994-1995). ***