POJOKSULSEL, MAKASSAR - Kakanwil Kemenag Sulsel Muh Tonang merespons penetapan nomor urut pasangan calon pada Pilgub Sulsel 2024.

Muh Tonang diketahui turut hadir menyaksikan penetapan nomor urut pasangan calon pada Pilgub Sulsel 2024 di Hotel Claro Makassar, Senin (23/9/2024).

Muh Tonang mengatakan, penetapan nomor urut pada Pilgub Sulsel berlangsung dengan kondusif.

Baca Juga: Kabar Gembira dari Abdul Hayat Gani Terkait Kelanjutan Pengangkatan Honorer Jadi PPPK

"Semoga ini menjadi gambaran akan terciptanya Pilkada yang tertib dan damai di Sulsel November nanti," kata Muh Tonang dalam keterangan tertulis.

Karena itu, kata dia, masing-masing pasangan calon diharapkan untuk menghindari politik identitas dan politik SARA selama masa kampanye.

Sebaliknya, ia meminta supaya pasanga calon gubernur dan wakil gubernur Sulsel, untuk lebih mengedepankan kampanye politik berlandaskan visi dan misi yang menjadi program kerja dari kedua paslon.

Baca Juga: Hebat! 81 Peserta Tuntaskan LKL, Fatayat NU Sulsel Diharap Jadi Lokomotif Kaderisasi di Indonesia Timur

“Kita semua tentu menghendaki Pilkada damai. Hindari politik identitas selama masa kampanye karena berpotensi membenturkan masyarakat akar rumput," katanya.

Muh Tonang menjelaskan, pinsip-prinsip demokrasi yang sehat itu menghargai pluralisme dan toleransi.

Selain itu, menurutnya, mengembuskan isu perbedaan suku, agama, dan ras (SARA) adalah praktek yang tidak etis dalam politik.

Baca Juga: Mantan Kapolda dan Wakapolda Sulbar Dapat Tugas Baru dari Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Siapa?

Sebab, dapat mengancam kesatuan sosial, memicu konflik, dan merusak proses demokrasi.

"Pilkada ini harus kita sukseskan bersama," katanya

Ia menegaskan, Kementerian Agama sebagai garda terdepan penjaga spiritualitas bangsa akan senantiasa hadir di tengah-tengah masyarakat melalui penyuluhan dan pembinaan, dengan harapan Pilkada dapat berlangsung aman dan lancar.

Pada kesempatan itu, Muh Tonang menegaskan supaya ASN Kementerian Agama Sulsel tetap jaga netralitas dan tidak terlibat politik praktis jelang maupun selama Pilkada berlangsung.

Ia mengatakan, regulasinya sangat jelas bahwa ASN tidak boleh terlibat politik praktis dan jangan coba-coba berpihak.

Baca Juga: Irjen Andi Rian Djajadi, Putra Sulsel Letting Kapolri Digeser Jabat Kapolda Sumatera Selatan

"Saya wanti-wanti kepada seluruh ASN Kemenag Sulsel untuk menjaga netralitas, karena ini merupakan kunci terciptanya demokrasi yang sehat dan berintegritas," ujarnya.

Diketahui, Penetapan nomor urut Pilgub Sulsel tersebut berlangsung dalam rapat pleno terbuka yang digelar di Hotel Claro Makassar.

Paslon Moh Ramdhan Pomanto dan Azhar Arsyad (Danny-Azhar) mendapatkan nomor urut 1.

Baca Juga: Perjalanan Karier Irjen Yudhiawan Wibisono, Jebolan Akpol 1991 Mantan Penyidik KPK

Sedangkan pasangan Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi (Andalan Hati) dapat nomor urut 2.

***