POJOKSULSEL, MAKASSAR - Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan (DBMBK Sulsel) menangani rekonstruksi 7 paket ruas jalan pada jalan provinsi tahun 2024.

Kepala DBMBK Sulsel, Andi Astina Abbas merinci tujuh ruas jalan provinsi yang direkonstruksi, yaitu tiga paket ruas jalan bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), dua paket ruas jalan dari APBD Sulsel, dan dua paket ruas jalan dari Dana Alokasi Umum (DAU).

Sementata itu, Kabid Jalan DBMBK Sulsel, Irawan Dermayasamin Ibrahim menjelaskan progres tujuh paket ruas jalan provinsi yang direkonstruksi pada tahun 2024.

Baca Juga: Dekan FEBI UIN Alauddin Makassar Ungkap Dua Prodi Raih Akreditasi Unggul

Pertama, rekonstruksi paket ruas jalan Pangkajene Sidrap - Rappang dengan nilai kontrak Rp8,7 miliar dengan realisasi fisik 28,31 persen. Rekonstruksi ruas jalan itu bersumber dari DAK.

Kedua, rekonstruksi paket ruas jalan Pekkae - batas Kabupayen Soppeng dengan nilai kontrak Rp14,4 miliar bersumber dari DAK. Realisasi fisik fisik 24,47 persen.

Ketiga, rekonstruksi ruas jalan Rantepao - Sadan - batas Kabupaten Luwu yang terkontrak Rp6,5 miliar bersumber dari DAK. Progres pengerjaan 4,4 persen.

Baca Juga: Unhas Kembali Raih 5 Penghargaan di Ajang PKM Award 2024. Apa Saja?

"Ini paket DAK insyaallah selesai di awal Desember kita targetkan. Karena selain pekerjaan pembangunan pengaspalan, di beberapa kilometer juga kita lakukan pemeliharaan di sepanjang ruas," ungkap Irawan Dermayasamin Ibrahim saat coffee morning di Taman Pakui, Selasa (20/8/2024).

Irawan Dermayasamin Ibrahim mengatakan, jika ada lanjutan rekonstruksi batas Kabupaten Soppeng - Pangkajene Sidrap sepanjang 2,5 kilometer (Km) dengan kontrak Rp14 miliar.

"Realisasi fisik 5,43 persen. Insyaallah selesai 15 Desember 2024," kata Irawan Dermayasamin Ibrahim.

Baca Juga: INFO PENTING Perpanjangan Pembayaran UKT Semester Ganjil UIN Alauddin Makassar

Kemudian, pembangunan jalan dan jalur pedestrian kawasan CPI di Kota Makassar, telah terealisasi hingga 51 persen. Nilai kontrak sebesar Rp9,5 miliar.

"Insyaallah selesai pekerjaan di September dan kami upayakan percepatan sehingga bisa difungsikan sebelum pelaksanaan peresmian Rumah sakit," ujarnya.

Sementara itu, rekonstruksi dua paket ruas jalan yang bersumber dari dana bagi hasil sawit total terkontrak Rp10,9 miliar.

"Jadi tahun 2023 yang menyebrang anggarannya ke tahun ini plus anggaran tahun ini totalnya Rp10,9 miliar," kata Kabid Jalan DBMBK Sulsel.

Ia merincikan bahwa rekonstruksi dua paket tersebut masing-masing terkontrak Rp5,8 miliar dan Rp5,1 miliar.

Baca Juga: PERDANA! Dirjen Pendis Kemenag RI Kukuhkan 3 Guru Besar Tetap STAIN Majene. Siapa Saja?

Progres realisasi fisik rekonstruksi dua paket ruas jalan di Ussu - Nuha Kabupaten Luwu Timur, itu yaitu 8,1 persen dan 5,03 persen.

"Ini insyaallah selesai di November. Akhir November," kata Irawan Dermayasamin Ibrahim.

***