POJOKSULSEL, MAKASSAR - Sebanyak tiga daerah di Sulawesi Selatan (bersaing) untuk menjadi kabupaten kota antikorupsi.
Masing-masing Kota Makassar, Kabupaten Maros, dan Kabupaten Bantaeng, yang diusulkan Pemprov Sulsel untuk dijadikan kabupaten kota antikorupsi.
PLh Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK RI, Andika Widiyanto mengatakan, KPK akan melakukan observasi untuk tiga daerah di Sulsel calon kabupaten kota antikorupsi.
Baca Juga: Akbar Ali Harapkan Duta GenRe Parepare Jadi Motivator Remaja
"Di mana Sulawesi Selatan ini akan kami lakukan observasi di minggu ini, untuk memilih hingga tahun depan kita akan memulai bimbingan teknis kepada kabupaten kota yang terpilih di Sulsel tahun 2025," kata dia.
Andika Widiyanto mengatakan, observasi terhadap tiga daerah calon kabupaten kota antikorupsi di Sulsel akan dilaksanakan mulai besok hingga Kamis mendatang.
Ia merincikan, ada enam komponen dan 19 indikator yang menjadi penilaian sebagai kabupaten kota antikorupsi.
Baca Juga: Pengumuman! Nama-Nama Camaba Hasil Seleksi Ujian Masuk Magister dan Doktor di UIN Alauddin Makassar
Yaitu monitoring center of prevention (MCP), penguatan pengawasan, penguatan pelayanan publik, penguatan peran serta masyarakat, penguatan kearifan lokal, dan penguatan budaya kerja antikorupsi.
Ia menjelaskan, dari tiga daerah calon kabupaten kota antikorupsi, itu nantinya akan dipilih satu yang akan menjadi percontohan di tiap-tiap provinsi.
"Kalau kita, satu provinsi kita pilih satu, nanti semua kabupaten kota yang ada di provinsi belajar di sana," kata dia.
Baca Juga: Kenalkan Asriana, Bidan RSUD Andi Makkasau Juara 1 Lomba Bidan di Kota Parepare
Ia mengatakan, tiga kabupaten kota pilihan Pemprov Sulsel telah diverifikasi.
"Tapi pada akhirnya ternyata tigatiganha adalah pilihan dari provinsi semuanya bersih," ungkapnya.
***




