POJOKSULSEL, MAKASSAR - Mahasiswa UIN Alauddin Makassar kembali menorehkan prestasi.

Kali ini, 3 mahasiswa UIN Alauddin Makassar menjuarai lomba debat dan satu mahasiswi bikin bangga di ajang musabaqah tilawatil Quran (MTQ).

Tiga mahasiswa UIN Alauddin Makassar yang juara 2 lomba debat, yakni Berlian dan Ilham dari Prodi Kesehatan Masyarakat serta Tri Gunawan Musa dari Prodi Fisika.

Baca Juga: Dinas PUPR Pemkot Parepare Prioritaskan Perbaikan Jalan Rusak Berdasarkan Aduan di Media Sosial

Berlian mengatakan, UIN Alauddin Makassar berhasil meloloskan dua delegasi dari delapan universitas yang melaju ke babak 12 besar.

Tim delegasi lainnya, berasal dari Universitas Hasanuddin, Universitas Pattimura, Universitas Sriwijaya, Universitas Mulawarman, Politeknik Keuangan Negeri Stan, Universitas Negeri Makassar, dan Politeknik Negeri Ujung Pandang.

Berlian mengatakan, para peserta di 12 besar dieleminasi menjadi 8 besar dan 4 besar.

Baca Juga: Bawaslu Sulsel Temui Prof Zudan Bahas Perkembangan Pengawasan Pemilihan Serentak 2024

UIN Alauddin Makassar, Universitas Mulawarman, Universitas Hasanuddin, dan PKN Stan melenggang ke empat besar.

Mahasiswa Kesehatan Masyarakat angkatan 2021 itu menjelaskan, persiapan debat yang memakan waktu satu minggu itu dibimbing oleh Koh Aaron Nathanael Bustan.

Ia mengaku pada saat latihan, mereka selalu melakukan evaluasi terkait letak minus dan apa saja yang perlu dikembangkan.

Baca Juga: Tim Koorsup Wilayah IV KPK Adakan Koordinasi Program Pencegahan Korupsi di Kota Parepare

Berlian berharap, pencapaian ini bisa menjadi anak tangga yang ditapaki untuk naik ke anak tangga selanjutnya.

Sementara itu, Ghina Mufidah menyabet juara 1 MTQ tingkat provinsi se-tanah Papua.

Ghina Mufidah adalah mahasiswi Jurusan Perbandingan Mazhab dan Hukum Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar

Ia meraih juara 1 MTQ XXC Cabang Karya Tulis Ilmiah Alquran tingkat provinsi se-tanah Papua tahun 2024.

MTQ dilaksanakan di Timika dengan diikuti oleh peserta dari semua kabupaten yang ada di tanah Papua pada , 29 Juni 2024.

Baca Juga: Profil Sidrah, Penyuluh Agama Islam dari Soppeng Masuk Nomine PAI Award 2024

Ghina Mufidah merasa sangat bersyukur dan bahagia karena melalui kegiatan ini ia mampu membawa nama keluarga, kampung serta nama kampusnya pada pergelaran Musabaqah Tilawatil Qur'an tingkat provinsi tersebut,

Kemenangan yang didapatkan Ghina ini juga merupakan motivasi yang sangat berarti tidak hanya untuk dirinya sendiri tapi juga bagi seluruh orang-orang yang ia kenali,

"Kemenangan ini juga memotivasi saya untuk lebih baik dan terus berusaha kedepannya," tutupnya. ***